Berita Lampung
Balai Karantina Perketat Lalu Lintas Hewan Ternak di Bakauheni Lampung Selatan
Jelang Hari Raya Idul Adha, Balai Karantina perketat pengawasan lalu lintas ternak untuk hewan kurban.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Selatan- Balai Karantina Lampung memperketat lalu lintas hewan ternak di Bakauheni, Lampung Selatan menjelang Hari Raya Idul Adha.
"Menjelang Hari Raya Idul Adha, kami melakukan kegiatan Barantin Peduli Idul Adha 1445 H yang bertemakan kami siap membantu dan memastikan hewan kurban di seluruh Indonesia sehat," ujar Kepala Balai Karantina Satuan Pelayanan Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Santoso, Kamis, (13/6/2024).
Pihaknya memperketat pengawasan lalu lintas hewan ternak yang akan digunakan untuk kurban dengan melakukan tindakan karantina berupa pemeriksaan, pengamatan, perlakuan dan pembebasan.
"Kami memperketat pemeriksaan dan pengawasan lalulintas terutama lalulintas hewan ternak untuk kurban," ujarnya.
Sehingga dapat terjamin kesehatannya sehingga masyarakat aman dan nyaman saat melaksanakan pemotongan hewan kurban.
"Kami melakukan pemeriksaan kesehatan fisik dan memantau kesehatannya. Serta memeriksa dokumen dari daerah asal yaitu sertifikat kesehatan untuk pemasukan ke wilayah Sumatera," ujarnya.
Serta sertifikat veteriner terkait keaslian dan keabsahannya.
Tentunya disertai lampiran hasil laboratorium, keterangan vaksinasi, rekomendasi pemasukan dan pengeluaran untuk lalu lintas ternak dari Pulau Sumatera menuju Pulau Jawa.
"Jika pemeriksaan kesehatan terhadap ternak-ternak tersebut dinyatakan sehat, kami terbitkan sertifikat kesehatannya," jelasnya.
Ia menyebut, terjadi kenaikan lalu lintas hewan ternak untuk kurban yang signifikan.
Terutama yang akan dikirim dari Pulau Sumatera, yang berasal dari Provinsi Lampung menuju Jabodetabek, Provinsi Banten dan daerah lainnya.
"Dari catatan kami, data lalulintas ternak sampai bulan Mei 2024 untuk sapi 84.077 ekor, kambing 56.769 ekor, domba sebanyak 7.565 ekor dan kerbau 1.632 ekor," ujarnya.
Khusus pada Mei 2024 ada peningkatan lalu lintas yang signifikan untuk jenis sapi lokal, kambing dan domba yang memang untuk hewan kurban.
Terdapat pemasukan ternak sapi juga ke Pulau Sumatera dari Provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Pulau Madura dan Pulau Bali sebanyak 3.389 ekor kurun waktu Januari hingga Mei 2024.
Untuk data pengeluaran ternak sampai 12 Juni 2024 ini sapi sebanyak 8.083 ekor, kambing sebanyak 21.114 ekor dan kerbau sebanyak 152 ekor.
| BBWS Pastikan Perbaikan Irigasi Gantung di Mesuji-Tulangbawang |
|
|---|
| Kronologi Penemuan Jasad Pria di Tanggul Way Bungur, Ditemukan Pemancing dalam Kondisi Kaku |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan Pencuri Seekor Kambing di Punggur, Lampung Tengah |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung 6 Mei 2026, Mayoritas Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan |
|
|---|
| Terkuak, Cara Maling Bobol Kandang dan Bawa Kabur Kambing Rambon di Lampung Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Balai-Karantina-Lampung-perketat-lalu-lintas-hewan-ternak-di-Bakauheni-Lampung-Selatan.jpg)