Berita Terkini Nasional
5 FAKTA Rekonstruksi Pembunuhan Janda Muda di Wonogiri, Ada 47 Adegan
Polisi telah selesai melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap janda muda bernama Kartika Margarety Diah Pratiwi atau KM (28).
Tribunlampung.co.id, Wonogiri - Polisi telah selesai melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan terhadap janda muda bernama Kartika Margarety Diah Pratiwi atau KM (28).
Adapun Kartika tewas setelah menjadi korban pembunuhan Supriyanto alias Baron (44). Bahkan, Supriyanto juga secara tega membakar jasad Kartika usai dibunuh.
Diketahui, kasus pembunuhan janda muda asal Desa Bendosari, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri, itu dilakukan Supriyanto di kediamannya di Dusun Kembang RT 01 RW 03 Desa Setren Kecamatan Slogohimo.
Polres Wonogiri menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan janda muda asal Kecamatan Slogohimo, KM (28) yang dilakukan oleh Supriyanto alias Baron.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, berikut fakta-fakta seputar rekonstruksi tersebut:
1. Ada 47 Reka Adegan
Rekonstruksi itu digelar pada Kamis (13/6/2024) di sejumlah TKP terkait pembunuhan janda muda itu.
Menurut Kasi Humas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, total ada 47 adegan yang diperagakan.
"Total, ada 47 adegan dalam rekonstruksi ini," kata AKP Anom Prabowo.
2. Detailkan Kasus Pembunuhan Janda Muda
Di sisi lain, tujuan dari digelarnya rekonstruksi tersebut yakni untuk memastikan kedetailan dalam kasus pembunuhan itu.
AKP Anom Prabowo mengatakan, rekonstruksi juga bertujuan untuk mencocokkan keterangan pelaku yang diberikan kepada kepolisian, dengan tindakan yang sebenarnya dilakukan.
3. Rekonstruksi di 5 TKP
Rekonstruksi pembunuhan janda muda ini dilakukan di 5 lokasi berbeda.
"Rekontruksi di lima TKP. Mulai dari lokasi yang menjadi tempat dilakukannya pembunuhan hingga tempat upaya penghilangan jejak ," jelasnya.
Menurutnya, rekonstruksi TKP pertama dilakukan di rumah pelaku di Dusun Kembangan Desa Setren Kecamatan Slogohimo.
Rekonstruksi kemudian dilanjutkan di beberapa lokasi baik di pekarangan maupun tempat pelaku mengembalikan kendaraan yang dipakai oleh korban.
Meski demikian, pihaknya tak memberikan keterangan soal peristiwa dibakarnya rumah Baron oleh massa.
4. Rumah Pelaku Dibakar Massa
Diketahui, usai rekonstruksi, rumah pelaku pembunuhan itu dibakar massa.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puing-puing sisa kebakaran itu terlihat jelas di rumah pelaku.
Sebagian atap hingga tembok nampak gosong.
5. Banyak Batako di Rumah Pelaku
Reruntuhan genting dan kaca yang pecah juga masih berserakan baik di dalam maupun di luar rumah pelaku.
Sementara, garis polisi masih terpasang mengelilingi rumah itu.
Tak hanya itu, sejumlah batako juga berada di atap rumah pelaku.
Tak diketahui darimana asalnya, kemungkinan batako itu dilemparkan oleh massa.
Sebagai informasi, pembunuhan itu terkuak usai adanya penemuan jasad perempuan yang sudah menjadi kerangka di belakang rumah Supriyanto, warga setempat, pada Senin (22/4/2024).
Motif pembunuhan janda muda itu yakni pelaku yang sakit hati kepada korban.
Pasalnya korban yang menjalin kasih dengannya itu berencana kembali dengan mantan suaminya.
Berawal Cekcok di Dapur
Diberitakan sebelumnya, aksi pembunuhan terhadap KM (28), seorang janda muda di Wonogiri berawal dari cekcok di dapur.
Dia cekcok dengan pelaku Supriyanto (44) warga Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri.
Cekcok ini berakhir pembunuhan KM.
Pelaku Supriyanto mengaku sakit hati.
Sebab, korban KM ingin kembali rujuk dengan suaminya.
Diketahui, Supriyanto berpacaran dengan KM yang statusnya adalah seorang janda.
Hal ini dibenarkan oleh Kasi Humas AKP Anom Prabowo.
Dia mengatakan, motif dari pembunuhan itu adalah sakit hati.
"Motif karena sakit hati, pertama karena kalau tidak salah korban menyampaikan kepada pelaku bahwa korban mau rujuk kepada suaminya," ucap Anom, saat di konfirmasi TribunSolo.com, selasa (24/4/2024).
Sebelum dibunuh, KM sempat cekcok dengan pelaku di dapur rumah tersebut.
"Mereka berada di dalam dapur, sempat cekcok dan pelaku disiram air panas oleh korban," terangnya.
Setelah pelaku disiram oleh korban, pelaku membekap korban dengan sebuah handuk.
"Korban dibekap dengan handuk selama 8 menit, sampai akhirnya korban seperti orang kejang-kejang," lanjut Anom.
Mengetahui korban sudah tewas, tubuh korban sempat dibakar oleh pelaku untuk menghilangkan barang bukti.
"Setelah mati dibakar untuk menghilangkan barang bukti tujuannya itu, tapi kenyataannya di dalam satu karung masih ada bensin," tandasnya.
Disiram Air Panas
Sebelum membunuh janda muda, Supriyanto (44) warga Desa Setren, Kecamatan Slogohimo, Wonogiri sempat disiram air panas oleh korban.
Itu terjadi saat dia cekcok dengan korban KM (28) di dapur rumahnya.
Cekcok ini dipicu lantaran Supriyanto sakit hati.
Sebab, korban KM ingin kembali rujuk dengan suaminya.
Diketahui, Supriyanto berpacaran dengan KM yang statusnya adalah seorang janda.
Hal ini dibenarkan oleh Kasi Humas AKP Anom Prabowo.
Dia mengatakan, motif dari pembunuhan itu adalah sakit hati.
"Motif karena sakit hati, pertama karena kalau tidak salah korban menyampaikan kepada pelaku bahwa korban mau rujuk kepada suaminya," ucap Anom, saat di konfirmasi TribunSolo.com, selasa (24/4/2024).
Sebelum dibunuh, KM sempat cekcok dengan pelaku di dapur rumah tersebut.
"Mereka berada di dalam dapur, sempat cekcok dan pelaku disiram air panas oleh korban," terangnya.
Setelah pelaku disiram oleh korban, pelaku membekap korban dengan sebuah handuk.
"Korban dibekap dengan handuk selama 8 menit, sampai akhirnya korban seperti orang kejang-kejang," lanjut Anom.
Mengetahui korban sudah tewas, tubuh korban sempat dibakar oleh pelaku untuk menghilangkan barang bukti.
"Setelah mati dibakar untuk menghilangkan barang bukti tujuannya itu, tapi kenyataannya di dalam satu karung masih ada bensin," tandasnya.
( Tribunlampung.co.id / TribunSolo.com )
| Belasan Tahun Oknum Guru SMP Lecehkan Siswi, Polisi Dalami Pembiaran Pihak Sekolah |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan Libatkan 3 Kendaraan di Jalur Tegal-Purwokerto, 1 Nyawa Melayang |
|
|---|
| Seluruh Muatan Paket Hangus, Mobil Ekspedisi Terbakar di Tol Solo-Ngawi |
|
|---|
| Suami di Pagar Alam Cekik Istrinya hingga Tewas Setelah Terlibat Cekcok |
|
|---|
| Kecelakaan Beruntun di Jalur Tegal-Purwokerto, 1 Pengendara Motor Tewas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/5-FAKTA-Rekonstruksi-Pembunuhan-Janda-Muda-di-Wonogiri-Ada-47-Adegan.jpg)