Berita Lampung

Wali Kota Wahdi: Perbaikan Jalan di Metro Rampung Agustus

Wali Kota Metro Lampung Wahdi mengaku perbaikan jalan di Bumi Sai Wawai akan rampung Agustus 2024.

Penulis: Muhammad Humam Ghiffary | Editor: Indra Simanjuntak
Tribunlampung.co.id/Muhammad Humam Ghiffary
Wali Kota Metro Lampung Wahdi 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Wali Kota Metro Lampung Wahdi mengaku perbaikan jalan di Bumi Sai Wawai akan rampung Agustus 2024.

"Insya Allah Agustus, Agustus selesai semua lho," kata dia, Minggu (23/6/2024).

Ia menyebutkan, terdapat 94 titik jalan yang masuk dalam skala prioritas pembangunan di Metro.

“Alhamdulillah beberapa titik, kurang lebih 94 titik jalan yang kedepan akan dirigid sesuai dengan skala prioritas,” kata Wahdi.

Menurutnya, jalan yang akan masuk prioritas pembangunan itu akan memiliki ketebalan minimal 40 centimeter.

Sehingga mampu menahan beban angkutan hingga 40 ton.

"Rigid ini dilakukan mengingat ketebalannya mencapai 40 centimeter tentunya akan jauh lebih tahan lama dibanding jalan aspal, karena dapat menahan beban angkutan hingga 40 ton," 

"Asal betul-betul dikerjakan sesuai dengan dokumen dan spesifikasinya, maka akan awet dan ketahanannya bisa sampai 10 tahun,” tukasnya.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro akan merigid tiga ruas jalan utama yang ada di Bumi Sai Wawai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, dan Tata Ruang (PUTR) Kota Metro, Robby Kurniawan Saputra menerangkan, tiga ruas jalan utama yang akan dirigid beton tersebut yaitu Jalan Sutan Syahrir, Jalan WR Supratman, dan Jalan Kaca Piring.

“Bisa kita ilustrasikan dengan anggaran Rp 200 Juta kita hanya mendapatkan hasil dengan panjang 50 meter lebar 6 meter, dan ketebalan 37 centimeter," ujar dia.

"Tapi, insyaallah itu akan sangat berkualitas,” tambahnya.

Robby menyebut, pembangunan jalan dengan rigid beton ini menjadi prioritas pemerintah.

Jalan yang dirigid beton itu juga akan diukur berdasarkan tonase berat kendaraan Laju Harian Rata-rata (LHR) yang melintasi jalan tersebut.

“Rigid beton itu harga satuannya mahal, makanya kita pemerintah menerapkan di ruas-ruas itu kita selektif," tuturnya.

"Kalau ruas jalan itu muatan tonasenya dilewati oleh kendaraan berat istilahnya LHR tinggi, itu memang kita rigid,” paparnya.

Tak hanya itu, lanjut dia, pihaknya juga akan melakukan pembangunan di jalan-jalan lingkungan dengan cara dihotmix.

“Tapi kalau jalan-jalan kota jalan-jalan lingkungan yang jarang dilewati tonase berat itu cukup dengan hotmix," tukasnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved