Berita Lampung

8.704 Gen Z Lampung Barat Belum Punya Pekerjaan

BPS Lampung Barat mencatat sebanyak 8.704 generasi Z atau Gen Z di Lampung Barat belum memiliki pekerjaan alias menganggur.

Tayang:
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: soni
Tribunlampung.co.id/Bobby Zoel Saputra
Ketua BPS Lampung Barat Nasrullah Arsyad mengatakan, saat ini jumlah pengangguran Gen Z jadi yang paling banyak di Lampung Barat. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Lampung Barat - BPS Lampung Barat mencatat sebanyak 8.704 generasi Z atau Gen Z di Lampung Barat belum memiliki pekerjaan alias menganggur.

Ketua BPS Lampung Barat Nasrullah Arsyad mengatakan, saat ini jumlah pengangguran Gen Z jadi yang paling banyak di Lampung Barat dengan persentase 71,88 persen.

“Data dari BPS, angka pengangguran terbuka di Lampung Barat 2,25 persen atau berjumlah 12.109 orang. Masih yang terendah se-Lampung,” ujarnya, Selasa (9/7).

“Dari persentase angka pengangguran terbuka itu, Gen Z menjadi generasi yang paling banyak belum bekerja yakni 8.704 orang atau 71,88 persen,” sambungnya.

Nasrullah menjelaskan, Gen Z merupakan seseorang yang lahir pada tahun 1997 hingga 2012 dan memiliki usia 15-28 tahun.

Selain Gen Z, generasi Y atau millenial (1981-1996) dan generasi X (1965-1980) turut menyumbangkan angka pengangguran meski tidak signifikan.

Generasi millenial sebanyak 1.771 orang atau 14,63 persen, sedangkan generasi X 1.634 orang atau 13,49 persen.

Menurut Nasrullah, ada beberapa faktor yang membuat Gen Z di Lampung Barat belum memiliki pekerjaan atau susah mencari kerja.

Faktor-faktor tersebut berdasarkan hasil analisa dan survei yang dilakukan BPS Lampung Barat baru-baru ini.

“Hasil survei kenapa tinggi, salah satunya karena lapangan kerja di sektor formal yang ada di Lampung Barat turun atau menyempit,” jelasnya.

“Kami juga menemukan, Gen Z cenderung menempuh pendidikan yang lebih lama sehingga Gen Z lebih selektif memilih pekerjaan,” terusnya.

Nasrullah menilai, semakin tinggi pendidikan seseorang maka akan semakin selektif orang tersebut memilih pekerjaan.

Terakhir, banyaknya Gen Z yang belum bekerja di Lampung Barat karena tidak sinkronnya keterampilan dan permintaan tenaga kerja.

Ia menambahkan, akan ada dampak yang ditimbulkan jika melihat kondisi angka pengangguran Gen Z yang tinggi ini.

“Yakni salah satunya pada dampak sosial seperti kriminalitas. Lalu berpengaruh juga ke penurunan produktivias ekonomi,” ucapnya.

“Hal itu disebabkan karena potensi tenaga kerja tidak dimanfaatkan sepenuhnya. Terakhir bisa berdampak ke mental dan emosional,” pungkasnya.

Fenomena Gen Z belum kerja atau susah mencari kerja saat ini mulai ramai diperbincangkan di Indonesia.

Berdasarkan data dari BPS, setidaknya hampir 10 juta Gen Z di Indonesia tercatat tidak memiliki aktivitas pekerjaan atau menganggur.

Bila dirinci, Gen Z yang paling banyak tidak bekerja justru ada di daerah perkotaan yakni sebanyak 5,2 juta orang dan 4,6 juta di pedesaan. ( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved