Berita Lampung
Layanan Kesehatan Hewan di UPTD BPK2LP Kini jadi Sumber PAD Lampung
BPK2LP Lampung kini jadi sumber PAD karena sejauh ini miliki potensi dongkak PAD.
Penulis: Agustina Suryati | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Pelayanan Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, dan Laboratorium Pakan (UPTD BPK2LP) Lampung makin tinggi.
Kepala UPTD BPK2LP, Cristin, mengatakan awalnya target PAD BPK2LP Lampung hanya Rp 30 juta dan belum masuk tempat sasaran pendongkrak PAD.
Kini UPTD BPK2LP Lampung telah menjadi tempat pendongkrak PAD yang targetnya jadi Rp 140 juta setahun.
"Pada Juli serapan PAD telah mencapai Rp 88 juta," ujarnya saat dihubungi di Bandar Lampung, Kamis (18/7/2024).
Atas dasar melebihi target itulah, ketika rapat pembahasan terkait pendapatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pada bulan Mei target PAD ditingkatkan.
"Melihat potensi yang ada dari retribusi PAD di bulan Maret hingga Mei, maka dilakukan penghitungan ulang terkait PAD UPTD BPK2LP," jelas Cristin.
Ia optimis meskipun target meningkat, pihaknya dapat mencapai bahkan melebihi target hingga Desember nanti.
"Insya Allah kita bisa over target sampai Desember nanti," tambahnya.
Untuk diketahui, UPTD BPK2LP telah menerapkan Peraturan Daerah Provinsi Nomor 4 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah sejak 1 Maret 2024.
Regulasi ini memberlakukan biaya untuk pengobatan hewan peliharaan, dengan tarif pengobatan kucing sebesar Rp 35.000 dan anjing sebesar Rp 45.000.
Selain itu, terdapat program unggulan untuk sterilisasi kucing jantan dengan biaya Rp 200.000 dan kucing betina sebesar Rp 300.000.
(Tribunlampung.co.id/ Agustina Suryati)
| Arus Sungai Rantau Tijang Pringsewu 'Makan' Korban, Rizal Tak Kunjung Ditemukan |
|
|---|
| Kecelakaan Maut Pikap vs Vario di Pringsewu, 2 Orang Tewas, 1 Korban Kritis |
|
|---|
| Detik-detik Bily Saputra Tenggelam di Area Rawa Ketika Berburu Burung |
|
|---|
| Aksi Bejat Pria Paruh Baya, Lakukan Tindakan Tak Senonoh ke Remaja 14 Tahun |
|
|---|
| Harga Kedelai Naik, Perajin di Bandar Lampung Pilih Perkecil Ukuran Tempe |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pelayanan-di-BPK2LP-Lampung-untuk-kesehatan-hewan.jpg)