Berita Lampung

Kecelakaan Maut Pikap vs Vario di Pringsewu, 2 Orang Tewas, 1 Korban Kritis

Sebanyak 3 orang menjadi korban dalam insiden kecelakaan maut yang melibatkan satu mobil pikap dengan sepeda motor Honda Vario, di Pringsewu, Lampung.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi Polres Pringsewu
KECELAKAAN MAUT - Kondisi 2 kendaraan yang terlibat kecelakaan maut di ruas Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di tikungan tajam Dusun Krandegan, Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Selasa (7/4/2026) siang. Akibat kecelakaan maut tersebut, 2 orang tewas dan 1 orang kritis. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan pikap vs motor di Jalan Lintas Barat, Gadingrejo (7/4/2026).
  • Diduga pikap hilang kendali lalu masuk jalur berlawanan. 3 korban: 2 meninggal, 1 kritis.
  • Korban tewas: pengendara motor & satu penumpang. Pikap masuk area sawah, kendaraan rusak parah.
  • Sopir pikap selamat, polisi masih selidiki penyebab.

Tribunlampung.co.id, Pringsewu – Sebanyak 3 orang menjadi korban dalam insiden kecelakaan maut yang melibatkan satu mobil pikap dengan sepeda motor Honda Vario, di Pringsewu, Lampung.

Peristiwa kecelakaan maut itu terjadi tepatnya di ruas Jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di tikungan tajam Dusun Krandegan, Pekon Gadingrejo Timur, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Ketiga korban tersebut, dua di antaranya tewas seusai mendapat perawatan di rumah sakit, sementara satu korban lagi dalam kondisi kritis.

Peristiwa tersebut melibatkan satu unit mobil pikap Mitsubishi L300 berwarna hitam nomor polisi BE 8122 YW dan sepeda motor Honda Vario berwarna merah bernomor polisi BE 4002 UH.

Kasat Lantas Polres Pringsewu, Iptu I Kadek Gunawan menjelaskan, mobil pikap tersebut dikemudikan Putra Ridho Pangestu (21), warga Kelurahan Segala Mider, Tanjungkarang Barat, Kota Bandar Lampung. 

Baca juga: Truk Mundur Tak Kuat Menanjak Akibatkan Kecelakaan 3 Kendaraan, Satu Tewas

Sementara itu, sepeda motor dikendarai Yuni Mardiatun (53), warga Pekon Gadingrejo Utara, Kecamatan Gadingrejo, yang saat itu membonceng dua penumpang, yakni Yeni Apriyani (43) dan Wagiyem (43), warga Kelurahan Sumberejo, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan pikap melaju dari arah Pringsewu menuju Bandar Lampung. Setibanya di lokasi kejadian, diduga kendaraan hilang kendali,” ujar Kadek, Selasa.

Diduga hilang kendali, sopir kemudian membanting setir ke arah kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Dalam waktu bersamaan, datang motor Honda Vario dari arah berlawanan. Tabrakan pun tak terelakan.

Akibat benturan keras dua kendaraan itu, pengendara sepeda motor, Yuni Mardiatun, dan seorang penumpangnya, Yeni Apriyani, mengalami luka berat dan sempat menjalani perawatan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. 

Sementara itu, penumpang lainnya, Wagiyem, mengalami luka berat dan hingga kini masih dalam kondisi kritis, serta menjalani perawatan intensif di RS Mitra Husada Pringsewu.

Di sisi lain, pengemudi mobil pikap dilaporkan tidak mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan parah pada kedua kendaraan. 

Pecahan material kendaraan terlihat berserakan di sekitar lokasi kejadian. Mobil pikap bahkan dilaporkan keluar jalur hingga masuk ke area persawahan di sekitar lokasi.

Peristiwa ini sempat menyebabkan arus lalu lintas di jalur tersebut tersendat. 

Sejumlah pengguna jalan terlihat memperlambat laju kendaraan saat melintas di lokasi kejadian, sementara petugas kepolisian melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved