Berita Terkini Nasional

Eks Kapolda Tantang Purnawirawan Bongkar Kasus Vina, Singgung Soal Gaji Pensiunan

Eks Kapolda Jawa Barat (Jabar), Susno Duadji menantang seorang purnawirawan untuk buktikan jika kasus kematian Vina Cirebon dan Eky adalah pembunuhan.

Tayang:
Kolase TribunNewsBogor.com
Eks Kapolda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol (Purn) Susno Duadji, menantang seorang purnawirawan untuk buktikan jika kasus kematian Vina Cirebon dan Eky adalah pembunuhan. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Eks Kapolda Jawa Barat (Jabar), Kombes Pol (Purn) Susno Duadji, menantang seorang purnawirawan untuk buktikan jika kasus kematian Vina Cirebon dan Eky adalah pembunuhan.

Bahkan, Susno Duadji mempersilakan purnawirawan tersebut untuk ikut sayembara yang digelarnya yakni ia akan memberikan uang Rp 10 juta bagi siapapun yang bisa membuktikan kematian Vina Cirebon dan Eky adalah pembunuhan.

Diketahui, Vina adalah gadis 16 tahun asal Kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat, yang tewas bersama kekasihnya, Eky, di Jalan Raya Talu, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu 27 Agustus 2016. Keduanya disebut menjadi korban penganiayaan geng motor.

Mantan Kabareskrim Kombes Pol (Purn) Susno Duadji menantang purnawirawan untuk membuktikan Vina dan Eky tewas karena dibunuh.

Kata Susno Duadji, purnawirawan itu boleh ikut sayembara yang ia buka untuk umum.

Susno menyiapkan uang Rp 10 juta untuk siapa saja yang bisa membuktikan kalau Vina dan Eky tewas karena dibunuh.

Sayembara itu dilakukan karena Susno Duadji yakin betul kalau Vina dan Eky tewas karena kecelakaan.

Sebab berdasarkan penyidikan Polres Cirebon, keduanya tewas karena kecelakaan tunggal.

Hal itu dibuktikan dengan adanya darah menggenang di TKP keduanya saat terbaring di flyover Talun, kemudian helm Eky yang pecah di bagian depan, dan motor yang baret.

Sementara bukti pembunuhan, kata Susno, sampai saat ini belum ada alat buktinya sama sekali.

Baik CCTV, isi ponsel korban dan para terpidana, juga saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut.

Namun, Susno Duaji akan memberikan imbalan jika ada yang bisa membuktikan Vina dan Eky dibunuh.

"Siapa tahu ada yang masih menyimpan alat bukti, siapa tahu benar pembunuhan ini, kita sayembarakan lah," kata Susno Duadji dikutip dari Kompas TV, Selasa (30/7/2024).

Menurut Susno, siapapun boleh berpartisipasi dalam sayembara ini.

Termasuk purnawirawan yang sempat menyindir Susno Duadji karena terlalu keras bersuara dalam kasus Vina Cirebon.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved