Berita Lampung

Perairan Lampung Rentan Keamanan Laut

Perairan Lampung rawan penangkapan ikan tanpa izin (illegal fishing), pembajakan (piracy) dan kejahatan maritim (maritime crimes), kedaulatan.

|
Penulis: Agustina Suryati | Editor: Tri Yulianto
Tribunlampung.co.id / Agustina Suryati
Perairan Lampung rawan penangkapan ikan tanpa izin (illegal fishing), pembajakan (piracy) dan kejahatan maritim (maritime crimes), kedaulatan. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, Samsudin, sampaikan Provinsi Lampung rentan terhadap berbagai ancaman keamanan mulai penangkapan ikan tanpa izin (illegal fishing), pembajakan (piracy) dan kejahatan maritim (maritime crimes).

Hal itu patut diwaspadai di Lampung, sebab tidak hanya mengancam keselamatan kapal dan aktivitas pelayaran saja tapi bisa timbulkan kerugian ekonomi yang signifikan dan kerugian jiwa yang tidak ternilai. 

Kemudian juga perairan di Lampung rawan untuk tindak gangguan kedaulatan negara. 

"Dengan ancaman keamanan yang beragam dan kompleks ini, perlindungan dan pengamanan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil sangat penting untuk mempertahankan kedaulatan negara, keberlangsungan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal," ujar Samsudin.

Selanjutnya Samsudin juga menegaskan bahwa penegakan hukum yang tegas terhadap aktivitas ilegal, seperti penangkapan ikan yang merusak dan perusakan habitat laut, harus menjadi bagian integral dari kebijakan. 

"Kebijakan yang mendukung perlindungan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil harus diterapkan secara konsisten untuk memastikan bahwa ekosistem kita tetap terjaga dan berfungsi dengan baik," lanjunya.

Samsudin berharap melalui Focus Group Discussion ini dapat memberikan kontribusi yang signifikan untuk penguatan keamanan dan ketahanan wilayah pesisir serta pulau-pulau kecil serta dapat menghasilkan rekomendasi yang konkret dan dapat diimplementasikan oleh berbagai pihak terkait. 

Ia juga berkomitmen untuk terus mendukung serta membantu program yang ada di Kemenko Marves dalam menjaga keamanan dan ketahanan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

"Mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan kekayaan alam kita demi masa depan yang lebih baik dan berkelanjutan," ajaknya.

(Tribunlampung.co.id/Agustina Suryati)

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved