Berita Terkini Nasional

Kisah Pilu Gadis Cilik Penjual Balon di Palembang, AA Dibunuh dan Diperkosa Empat Anak

Seorang siswi SMP asal Palembang berinisial AA yang baru berusia 13 tahun jadi korban pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh empat pelaku.

Tayang:
Editor: Teguh Prasetyo
KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
DIMAKAMKAN - Jenazah AA (13) siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang tewas akibat dibunuh dan diperkosa empat pelaku yang juga masih di bawah umur saat akan dimakamkan pada Senin (2/9) lalu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PALEMBANG - Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berinisial AA yang baru berusia 13 tahun jadi korban pembunuhan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh empat pelaku yang juga masih di bawah umur, Minggu (1/9/2024).

AA kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Talang Kerikil, Sukarami, Palembang, pada Senin (2/9/2024) kemarin.

Prosesi pemakaman diwarnai suasana duka.

Orangtua AA, Win (39) dan Ud (44), tampak tak henti meneteskan air mata.

Beberapa teman sekolah AA juga hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Nurpan (58), seorang kerabat korban, mengenang AA sebagai anak yang mandiri dan rajin membantu keluarga sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

AA dikenal sering menjual balon di tempat-tempat keramaian untuk membantu keuangan keluarga.

"Anaknya tidak banyak ulah. Dari SD sudah jualan balon untuk membantu keluarga. Anak saya yang sering mengantarnya," ujar Nurpan usai pemakaman.

Ia juga menambahkan, AA tidak memiliki handphone selama bersekolah dan tidak yakin keponakannya tersebut berpacaran.

Keadaan itu membuat keluarga tidak mengetahui dengan siapa AA pergi sebelum ditemukan tewas.

"AA juga sering membantu merawat istri saya yang terkena stroke. Hari itu, saya tidak tahu AA pergi ke mana," ungkapnya.

Sementara Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono menyatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), AA diduga tewas akibat dibunuh.

Hal ini diperkuat dengan hasil forensik yang menemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.

"Memang ada temuan ketidakwajaran atas kematian korban, dan ini masih kami kembangkan," kata Harryo.

Dan Harryo pun mengatakan, tak butuh waktu lama polisi sudah berhasil mengungkap empat pelaku pembunuhan terhadap AA.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
1 - 0
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
5 - 1
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved