Rumah PNS Kebakaran

Rumah PNS Kebakaran, 2 Motor dan Sertifikat Tanah Ikut Ludes Terbakar

Diketahui, insiden kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Sawah Lama, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra
Rumah PNS di Bandar Lampung Kebakaran. Tak hanya rumah yang ludes terbakar, 2 unit motor, baju, ijazah dan sertifikat tanah milik PNS Lampung Timur ikut dilumat api hingga kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta. Diketahui, insiden kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung pada Kamis (5/9/2024) siang. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Tak hanya rumah yang ludes terbakar, 2 unit motor, baju, ijazah dan sertifikat tanah milik PNS Lampung Timur ikut dilumat api hingga kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

Diketahui, insiden kebakaran terjadi di pemukiman padat penduduk di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung pada Kamis (5/9/2024) siang.

Baca juga: Breaking News Rumah PNS Penyuluh Pertanian di Bandar Lampung Kebakaran

Rumah yang ludes terbakar itu ternyata milik seorang PNS penyuluh pertanian di Dinas Ketahanan Pangan, Lampung Timur, bernama Andrio.

Saat diwawancarai, Andrio mengaku sedang menjemput anak pulang sekolah sekitar pukul 11.15 WIB.

Sehingga, ia tak mengetahui penyebab pasti rumahnya terbakar.

"Saya jemput anak itu pukul 11.15 WIB dan baru aja sampai di sekolah sekitar 11.30 WIB dikabarin istri saya kalau rumah kami terbakar," kata korban kebakaran Andrio, Kamis (6/9/2024). 

Sedangkan istri Andrio berada di Lampung Timur, dapat informasi kebakaran rumah dari sepupu istrinya.

Saat ditanya apakah semua listrik sudah dimatikan, Andrio mengatakan, listrik memang tidak dimatikan karena ke luar sebentar jemput anak sekolah.

"Adapun isi di dalam rumah itu ada dua motor dua Honda Verza dan Yamaha YT motor kantor plat merah," kata Andrio.

"Kalau di rumah memang tidak ada siapa-siapa saat kejadian, tapi baju, ijazah, sertifikat tanah semua hangus terbakar," kata Andrio, seorang PNS penyuluh pertanian di Dinas Ketahanan Pangan Lampung Timur ini. 

Informasi dari tetangga kebakaran itu diketahui dari asap yang mengepul di atas rumah. 

"Apa dari listrik juga saya tidak tahu persis, hanya warga tahu api dari atas rumah," kata Andrio.

Ia pun memperkirakan kerugian yang dialaminya mencapai ratusan juta rupiah.

"Kerugian (kira-kira) mencapai seratusan juta," sebut Andrio.

Rumahnya ini dulunya memang losmen tapi sekarang ditempatinya sebagai tempat tinggal.

Camat Bakal Fasilitasi

Camat Tanjungkarang Timur Bandar Lampung Efri Kesuma akan memfasilitasi warganya yang rumahnya kebakaran untuk mengurus administrasi kependudukan (adminduk). 

"Saya turut berdukacita untuk korban dan secepatnya kita akan mengurus soal surat-surat adminduk korban," ujarnya saat diwawancarai Tribun Lampung di lokasi kejadian kebakaran, Kamis (5/9/2024). 

Pihaknya melalui lurah dan RT akan mengajukan permohonan bantuan kepada Ibu Walikota Bandar Lampung

Termasuk terkait administrasi kependudukan pihaknya akan mendampingi mengurusnya.

Sudah Lapor ke Wali Kota

Camat Tanjungkarang Timur Efri Kesuma akan melapor ke Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana terkait kebakaran rumah PNS

"Rumah yang terbakar ini akan dilaporkan kepada pimpinan Wali Kota Eva Dwiana untuk diberikan bantuan kepada korban," kata Camat Tanjungkarang Timur Efri Kesuma, Kamis (5/9/2024). 

Efri mengatakan, pihaknya menerima informasi kebakaran pada pukul 11.00 WIB. 

"Kami langsung terjun ke lokasi bersama pak lurah," kata Efri. 

Damkarmat Kerahkan 60 Personel

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bandar Lampung mengerahkan 60 personel untuk memadamkan api di rumah Andrio, PNS penyuluh pertanian Dinas Ketahanan Pangan Lamtim, Kamis (5/9/2024). 

"Jadi tadi kami menerima laporan dari masyarakat di Mako Tendean pada pukul 11.15 WIB," terang Kadis Damkarmat Bandar Lampung, Antoni Irawan saat diwawancarai Tribun Lampung di depan rumah korban di Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjungkarang Timur. 

Adapun mobil yang dikerahkan ada 10 unit untuk padamkan si jago merah. 

"Kurang lebih dari informasi yang kami dapat dari warga adanya kebakaran hingga proses pendinginan ada sekitar satu jam lamanya api tersebut benar-benar padam," bebernya.

Dugaan kebakaran sementara karena adanya arus pendek listrik. 

"Bahwa saat kejadian yang bersangkutan atau pemilik rumah sedang ke luar rumah untuk menjemput anaknya sekolah," kata Antoni.

Pihaknya dapat informasi kebakaran tersebut diduga dari plafon yang ada di lantai dua rumah tersebut. 

Diakuinya, bahwa api yang membakar rumah tersebut cukup besar dengan bangunannya mudah terbakar.

"Jadi informasi dari masyarakat bahwasanya bangunan ini dulunya adalah losmen yang sudah lama tidak digunakan," imbuhnya.

Kemudian penghuni ada satu keluarga sebanyak tiga orang yang menempati rumah.

"Kemudian yang terbakar ini adalah bangunan mayoritas dari kayu dengan lantai dua," 

"Karena memang area yang terbakar ini berukuran 300 meter persegi, ini tidak bisa dimasuki oleh mobil pemadam kebakaran," 

"Jadi dari informasi warga bukan kali ini saja kejadian rumah yang kebakaran," kata Antoni.

Dinas Damkarmat mengimba apabila warga akan keluar rumah memastikan hal-hal seperti kompor sudah padam.

Kelistrikan juga harus sesuai dengan standar oleh PLN, sehingga tidak menimbulkan arus-arus pendek atau korsleting litrik. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, pemilik memang saat kebakaran terjadi tidak berada di rumahnya," kata Antoni.

Warga Syok

Warga Jalan Hayam Wuruk, Kelurahan Sawah Lama, Kecamatan Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, mengaku kaget rumah tetangganya kebakaran.

Hamdan (60) mengatakan, dirinya sempat syok tiba-tiba ada kepulauan asap dari rumah tetangganya yang kebakar.

"Saya kaget dan api tahunya sudah di atas rumah, kaget kok ada asap apa. Pas saya ke luar ada kebakaran di samping rumah saya," kata Hamdan, Kamis (5/9/2024). 

Ia mengatakan, dirinya melihat adanya kebakaran di samping rumahnya itu pukul 11.30 WIB. 

"Jadi asap itu ada dulu di tengah-tengah rumah dan satu yang rumah yang kebakaran," kata Hamdan. 

Rumah tetangganya itu kalau tidak cepat datang damkar akan merembet ke rumah lainnya.

Sebelumnya diberitakan rumah milik Andrio yang merupakan PNS penyuluh pertanian di Dinas Ketahanan Pangan Lampung Timur itu kebakaran.

Masyarakat sekitar heboh karena kebakaran yang terjadi di rumah padat penduduk. 

Petugas Damkarmat Bandar Lampung tengah berjibaku memadamkan api yang membakar rumah warga.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bayu Saputra) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved