Berita Nasional
Cerita di Balik Pembebasan Pilot Susi Air, KKB Disebut Minta Tebusan Rp 5 Miliar
Philip disandera oleh OPM, yang saat itu masih disebut sebagai KKB, pada 7 Februari 2023.
Tribunlampung.co.id - Drama penyanderaan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM), berakhir pada Sabtu (21/9/2024) lalu.
Butuh waktu lebih dari satu setengah tahun untuk membebaskan Philip.
Berikut sekelumit cerita di balik upaya pembebasan sang pilot.
Philip menjadi sandera sejak Februari 2023.
Selama itu, berbagai ketegangan dan tarik-ulur terjadi dalam upaya pembebasan pilot berkebangsaan Selandia Baru tersebut.
Philip disandera oleh OPM, yang saat itu masih disebut sebagai KKB, pada 7 Februari 2023.
Menurut laporan, Philip disandera sesaat setelah mendarat bersama lima penumpangnya di Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Kelima penumpang yang menaiki pesawat PK-BVY tersebut dapat dievakuasi dan kembali ke rumah masing-masing, tetapi Philip tidak ditemukan.
Sejak disandera, pilot berusia 37 tahun ini dibawa oleh KKB berpindah-pindah lokasi di wilayah pegunungan dengan ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).
KKB diketahui pernah membawa Philip ke Distrik Kuyawage, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan, serta Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Selama satu setengah tahun, pemerintah Indonesia tidak tinggal diam dan terus mencari berbagai cara untuk membebaskan Philip.
Pada Juli 2023, pemerintah sempat mempertimbangkan untuk memenuhi permintaan uang tebusan sebesar Rp 5 miliar yang diajukan oleh KKB untuk membebaskan Philip.
Permintaan tebusan ini diungkapkan oleh Polda Papua, yang menyatakan bahwa KKB pimpinan Egianus Kogoya meminta uang tebusan senilai Rp 5 miliar sebagai syarat untuk membebaskan Philip.
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan bahwa permintaan tersebut akan diproses melalui negosiasi.
Namun, upaya pembebasan dengan uang tebusan tidak dilanjutkan karena Egianus Kogoya kemudian menegaskan tidak pernah meminta tebusan.
| Gubernur Ahmad Luthfi Lepas 16.186 Peserta Mudik Gratis ke Jawa Tengah |
|
|---|
| Gubernur Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Pembina Terbaik Kinerja Pengelolaan Sampah 2026 |
|
|---|
| Tribun Network dan FFI Berkolaborasi Gelar TPAAF 2026 di 20 Kota |
|
|---|
| Gubernur Ahmad Luthfi Bersama Ribuan Orang Canangkan Gerakan Jawa Tengah ASRI |
|
|---|
| Capaian Indikator Makro Jateng Lampaui Target, Pertumbuhan Ekonomi Tunjukkan Tren Positif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pilot-Susi-Air-Philip-Mark-Mehrtens-dibebaskan-KKB.jpg)