Berita Terkini Nasional

Momen Murid SDN 4 Baito Minta Hakim Vonis Bebas Guru Supriyani

Momen murid SDN 4 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, meminta majelis hakim menjatuhkan vonis bebas kepada guru honorer Supriyani.

TribunnewsSultra.com/La Ode Ari
Momen murid SDN 4 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, meminta majelis hakim menjatuhkan vonis bebas kepada guru honorer Supriyani. 

Tribunlampung.co.id, Kendari - Momen murid SDN 4 Baito, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, meminta majelis hakim menjatuhkan vonis bebas kepada guru honorer Supriyani.

Diketahui, guru honorer SDN 4 Baito, Supriyani, menjalani sidang perdana kasus dugaan penganiayaan muridnya, pada Kamis (24/10/2024) di Pengadilan Negeri (PN) Andoolo, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), pukul 10.00 WITA.

Supriyani dituding memukul anak dari Kanit Intelkam Polsek Baito Aipda WH yang berinisial D (6) hingga akhirnya ia ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kendari. Belakangan, kasus Supriyani menjadi sorotan hingga viral di media sosial karena sejumlah kejanggalan yang terdapat pada perkaranya.

Sejumlah murid mengaku kaget dengan kasus yang menimpa sang guru karena dituduh memukuli seorang anak polisi.

Sementara para murid mengaku selama diajari guru Supriyani, mereka tak pernah sekalipun dipukuli seperti yang dituduhkan oleh orangtua D.

Momen para murid meminta hakim memvonis bebas Supriyani saat ditemui di Desa Wonua Raya, Kecamatan Baito, setelah sidang pembacaan nota pembelaan (pledoi), Kamis (14/11/2024).

"Kami minta pak hakim tolong bebaskan ibu Supriyani. Kami mau ibu Supriyani mengajar lagi," ucap para murid.

Seorang murid kelas 6 SDN 4 Baito, Fidela, mengungkapkan, sosok guru Supriyani selama mengajar tidak pernah memukul di kelas.

Bahkan sewaktu dirinya, masih Kelas 1 dan 2, tidak pernah dipukuli oleh sang guru meski tidak mengerjakan tugas sekolah.

"Ibu guru Supriyani orang baik terus ramah. Tidak pernah galak sama kami. Kalau kita punya masalah di kelas selalu ditenangin sama ibu Supriyani," kata Fidela.

Untuk itu, dia mengaku kaget dan heran sang guru diperkarakan atas tuduhan memukuli salah satu murid di sekolah.

Hal senada disampaikan murid kelas 6, Mesya, yang menyebut guru Supriyani tidak pernah memukul.

Meskipun ada murid bandel atau tidak mengerjakan tugas.

"Malahan ibu guru (Supriyani) bantu selesaikan tugas kalau kitanya belum kerjakan tugas, biar di kelas begitu juga tidak pernah marah kalau menegur," jelas Mesya.

Bakal Lapor Balik

Sumber: Tribun sultra
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved