Berita Terkini Nasional

Sopir Travel Ternyata Sudah Incar Korban Jessica Sollu Sepanjang Perjalanan

Jessica Sollu naik mobil travel yang dikemudikan pelaku dari Kota Palopo menuju Morowali, Sulawesi Tengah.

Kolase Tribunnews
Sosok Andi Gugun alias Akmal pelaku pembunuhan dan rudapaksa gadis asal Toraja Jessica Sollu yang tertangkap di Kalimantan Timur ternyata residivis curas. Sopir travel ternyata sudah incar Jessica Sollu di sepanjang perjalanan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sulawesi Selatan - Seorang sopir travel pelaku pembunuhan Jessica Sollu ternyata sudah mengincar korban dari sepanjang perjalanan.

Diketahui Jessica Sollu naik mobil travel yang dikemudikan pelaku dari Kota Palopo menuju Morowali, Sulawesi Tengah.

Perjalanan korban Jaessica Sollu dengan mobil travel tersebut melintasi Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Ternyata sopir travel mempunyai niat buruk kepada Jessica Sollu dengan mengajaknya berhubungan intim.

Bahkan sopir travel memberi iming-iming uang kepada korban Jessica Sollu yang kukuh tidak bersedia.

Ternyata sikap Jessica Sollu tidak membuat sopir travel mengurungkan niat justru malah memaksa korban dengan merudapaksanya.

Tak hanya itu, sopir travel bejat ini juga membunuh korban bahkan merampok barang berharga milik Jessica Sollu.

Setelah itu sopir travel membuang jasad korban hingga geger penemuan jenazah tersebut.

Penemuan jasad itu menggegerkan warga Dusun Sampuraga, Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Rabu (13/11/2024).

Setelah dilakukan identifikasi, terungkap jasad wanita tersebut bernama Jessica Sollu alias Chika, warga Kecamatan Wara, Kota Palopo.

Wanita berusia 23 tahun tersebut menjadi korban rudapaksa, pembunuhan, dan perampokan yang terjadi pada Selasa (12/11/2024).

Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Yudhiawan, mengatakan tersangka bernama Akmal alias Andi Gugun Alias Sampe ditangkap di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa (19/11/2024).

Tersangka adalah sopir travel yang sempat dinaiki korban dalam perjalanan menuju Morowali, Sulawesi Tengah. 

"Diungkap bahwa ternyata penemuan mayat itu akibat tindak pidana pembunuhan, atau pencurian dengan kekerasan mengakibatkan hilangnya nyawa korban dan didahului dengan perbuatan kekerasan seksual secara fisik terhadap korban," paparnya, Rabu (20/11/2024), dikutip dari TribunTimur.com.

Kasus pembunuhan berawal ketika korban dijemput mobil travel di Kota Palopo pada Senin (11/11/2024) sekitar pukul 18.30 Wita

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved