Berita Terkini Nasional

Hati Ayah Riska Hancur Seketika Usai Temukan Jasad Anaknya Dalam Karung

Hati orang tua mana yang tak hancur ketika menemukan anaknya dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terikat dan berada dalam karung.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Foto ilustrasi, garis polisi. | Hati orang tua mana yang tak hancur ketika menemukan anaknya dalam kondisi meninggal dunia dengan posisi terikat dan berada dalam karung. Ya, hati ayah dari Riska Septia Ningrum (18) langsung hancur seketika manakala menemukan jasad anak keduanya berinisial SS (9) meninggal dalam karung dengan kondisi terikat dan mulut berdarah. 

Informasi yang diterima, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap G yang sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari Polres Pemalang.

Pelaku Ditangkap

Di sisi lain, kasus penemuan jasad seorang anak dalam karung di gudang rumahnya di Desa Kaliprau, Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang akhirnya terungkap.

Polres Pemalang menetapkan ABH atas dugaan tindak pidana pencabulan atau kekerasan terhadap anak hingga meninggal dunia, Selasa (10/12/2024).

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP Andika Oktavian Saputra mengatakan, kasus terungkap setelah dilakukan berbagai rangkaian penyelidikan, serta pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi.

"Dari pengakuan saksi, serta ditemukannya sejumlah alat bukti, kami meningkatkan status seorang anak saksi tersebut menjadi anak yang berkonflik dari hukum atau tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP Andika Oktavian Saputra.

Pihaknya menjelaskan, ABH adalah tetangga korban dan masih berstatus pelajar.

"Selain itu, ABH juga bekerja paruh waktu di sebelah rumah anak korban," ucapnya.

Tidak hanya itu, ABH memasuki rumah korban dengan cara memanjat dinding dari sebelah rumah korban.

"Pada saat itu, korban sedang sendirian di dalam rumah, karena ibunya sedang pergi ke pasar," ucapnya.

Sebelum pamit pergi ke pasar, ibu korban sempat mengajak korban untuk ikut.

"Namun, korban tidak mau ikut, karena ingin menonton tv di rumah," katanya 

Setelah ABH masuk di dalam rumah, diduga korban kaget dan sempat berteriak.

Pada saat melakukan perbuatannya, ABH membekap mulut korban hingga lemas.

Usai melakukan perbuatannya, AKP Andika mengungkapkan, ABH memasukkan korban ke dalam karung, lalu meletakan karung yang berisi anak korban di gudang belakang rumah.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved