Berita Terkini Nasional
Motif Keponakan Bakar Paman di Boyolali Gegara Sakit Hati
Motif keponakan bakar pamannya di Desa Bantengan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, terungkap.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BOYOLALI - Motif keponakan bakar pamannya di Desa Bantengan, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali, terungkap.
Diketahui, GR (59) pun harus mengalami luka bakar hingga 40 persen setelah dibakar dengan bensin oleh pelaku BY (54), Jumat (13/12/2024).
BY merupakan keponakan dari GR.
Keduanya tinggal satu rumah.
Aksi pembakaran tersebut bermula ketika pelaku membeli bensin di toko tetangga.
Setelah itu, bensin dibagi ke tiga botol kecil.
Botol-botol bensin tersebut lantas dilemparkan ke kamar korban.
Mengutip TribunSolo.com, korban yang saat ini tengah salat Magrib pun terkena ceceran bensin.
Pelaku lantas menyulut bensin tersebut dengan menggunakan kain yang dililitkan ke sebuah batang kayu.
Korban pun berteriak kesakitan karena sebagian anggota tubuhnya terbakar.
Setelah berhasil dipadamkan, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sisma Medika oleh warga yang memberikan pertolongan.
Korban alami luka bakar sekitar 40 persen.
Pelaku Diamankan
Kapolsek Karanggede, Iptu S Widodo menuturkan, pelaku sudah diamankan di hari kejadian.
"Pelaku sejak Jumat malam diamankan ke Mapolsek dan sudah dimintai keterangan," Ujar S Widodo, dikutip dari Tribun Solo.
Widodo juga menuturkan bahwa kasus ini dilimpahkan ke Polres Boyolali.
"Pelaku sudah saya limpahkan ke Satreskrim Polres Boyolali," lanjutnya.
Widodo juga mengonfirmasi bahwa luka bakar yang dialami korban mencapai 40 persen.
"Akibat kejadian ini, korban menderita luka bakar hingga 40 persen," kata Widodo.
Widodo menuturkan, pelaku nekat melakukan pembakaran terhadap pamannya sendiri lantaran sakit hati.
"Iya, (Motifnya karena sakit hati)," katanya.
Widodo menambahkan, istri dari pelaku dan korban kurang akur serta kerap cekcok.
Puncaknya pada hari kejadian, di siang hari saat, pelaku dan istrinya akan pergi berdagang, korban melontarkan kalimat yang tak enak didengar.
Lalu, saat pulang berdagang, pelaku langsung melakukan pembakaran.
Kepada TribunSolo.com, Widodo menuturkan bahwa korban sempat berlari lewat jendela dengan kondisi tubuh terkena api.
"Korban sempat lari lewat jendela dengan kondisi tubuh korban terkena api," pungkas Widodo.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
| Perasaan Nadiem Makarim Dituntut Efektif 27 Tahun Penjara atas Kasus Chromebook |
|
|---|
| Mendag Budi Santoso Bongkar Penyebab MinyaKita Perlahan Hilang di Pasaran |
|
|---|
| Skenario di Luar Nalar Lisa, Sekap Calon Mertua Setahun, Kuras Harta hingga Rp2 M |
|
|---|
| Detik-detik Petugas Selamatkan 3 Anak yang Diduga Disekap Ayahnya dan Mau Dibakar |
|
|---|
| Rumah Pasutri Dibobol Maling Saat Ditinggal Berhaji, Pelaku Gasak Uang Tunai Rp 4 Juta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Tercium-Bau-Busuk-Kakek-di-Wonosobo-Tanggamus-Ditemukan-Meninggal-di-Rumahnya.jpg)