Brita Terkini Nasional

Pria di Medan Aniaya Pacar Secara Brutal Usai Rayakan Ulang Tahun Bersama

Ternyata hari ulang tahun Tiar Marta Situngkir yang ke 33 menjadi akhir bagi hidupnya.

Tayang:
TribunMedan
Tampang Harianto Turnip, pelaku Pembunuhan terhadap Tiar Martha Situngkir. Ia dihadirkan oleh petugas di lokasi kejadian yakni perkebunan sawit Jalan Jatirejo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Selasa (17/12/2024). Harianto menganiaya pacarnya secara brutal hingga meninggal dunia. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Medan - Seorang pria di Medan aniaya pacarnya secara brutal usai merayakan ulang tahun bersama.

Ternyata hari ulang tahun Tiar Marta Situngkir yang ke 33 menjadi akhir bagi hidupnya.

Tiar tewas di tangan pria yang diduga sebagai kekasihnya, Harianto Turnip (54).

Perbuatan pelaku Harianto kepada Tiar di sebuah perkebunan sawit  Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

Setelah melakukan perbuatannya itu, pelaku Harianto sempat berusaha kabur.

Polisi bergerak cepat berhasil menangkap Harianto Turnip (54), pelaku pembunuhan Tiar Martha Situngkir (33), setelah melarikan diri ke Bagan Siapiapi, Riau.

Penangkapan terjadi pada Senin (17/12/2024) saat Harianto berusaha melarikan diri dari kejaran aparat.

Menurut Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arief Setyawan, pembunuhan terjadi di perkebunan sawit di Jalan Jatirejo, Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

Jasad Tiar ditemukan oleh warga pada Kamis (12/12/2024).

Pelaku dan korban diduga memiliki hubungan asmara.

Sebelum kejadian, mereka sempat merayakan ulang tahun bersama.

Gidion menjelaskan, setelah merayakan ulang tahun, pelaku dan korban berkomunikasi dan makan di satu tempat sebelum menuju ke lokasi kejadian.

"Ada komunikasi antara pelaku dan korban, makan di satu tempat, kemudian menuju ke sini (perkebunan sawit) pas pelaku ulang tahun," ungkap Gidion saat diwawancarai oleh Tribun Medan, Selasa.

Di sana, Harianto menganiaya Tiar dengan sangat brutal.

“Pelaku mencekik korban, kemudian memukul dan menginjak tulang rusuknya hingga patah, sebelum akhirnya menikamnya,” tambah Gidion.

Dalam proses penangkapan, Harianto melawan petugas sehingga terpaksa ditembak.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved