Berita Lampung
Wapres Minta Sistem Zonasi Dihapus, Disdik Bandar Lampung: Belum Ada Regulasi
Disdik Pemkot Bandar Lampung mengaku belum menerima regulasi soal rencana dihapusnya sistem zonasi PPDB.
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Disdik Pemkot Bandar Lampung mengaku belum menerima regulasi soal rencana dihapusnya sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
Diketahui, Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka meminta Mendikdasmen agar menghapus sistem zonasi PPDB di Indonesia tak terkecuali di Bandar Lampung.
Kabid Pendidikan Dasar Disdik Pemkot Bandar Lampung, Mulyadi membenarkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima regulasi apapun dari pemerintah pusat soal penghapusan itu.
“Iya, untuk sementara kami belum bisa memberikan komentar soal itu (rencana penghapusan zonasi),” ujarnya, Kamis (16/1/2025).
“Karena regulasi dari Kemdikdasmen belum kami terima, baik juknis, surat edaran ataupun aturan lainnya,” singkatnya.
Sebelumnya, Wapres Gibran Rakabuming Raka meminta agar zonasi di Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dihapus.
Keinginan itu disampaikan Gibran saat memberikan sambutan di acara Pembukaan Tanwir I Pengurus Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, November 2024 lalu.
Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga dihadiri lanfsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti.
Menurutnya, sistem zonasi harus dihapuskan karena distribusi guru dan fasilitas pendidikan di sekolah di Indonesia yang belum merata.
Meski bermanfaat, kebijakan sistem zonasi tersebut tentunya masih menghadapi tantangan dunia pendidikan ke depan.
Sistem zonasi juga dinilai merugikan, sebab siswa yang nilainya tinggi bisa kalah dengan yang nilainya rendah namun lokasi lebih dekat dengan sekolah.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Bobby Zoel Saputra)
| Muscab PPP se-Provinsi Lampung, Mardiono Targetkan Tak Ada Kursi Kosong |
|
|---|
| Pedagang Sayur Naik Haji, Adna Menabung Uang Koin sampai 6 Ember Demi ke Tanah Suci |
|
|---|
| Polisi Ungkap Peran Alat HT dalam Komunikasi Pelaku Narkoba di Penggerebekan Gubuk |
|
|---|
| Relaksasi Perizinan Bantu Perajin Batu Bata dan Genteng Bertahan di Tengah Krisis Bahan Baku |
|
|---|
| Pringsewu Hanya Punya 7 Armada Sampah, Layanan Pengangkutan Belum Optimal di Beberapa Wilayah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Disdikbud-Bandar-Lampung-soal-penghapusan-sistem-zonasi.jpg)