Menantu Bunuh Mertua di Lamsel

Terkuak Alasan Sebenarnya Abdul Nekat Bacok Mertuanya hingga Tewas di Lampung

Masalah rumah tangga yang tak kunjung selesai diduga membuat Abdul Mukti nekat membacok mertuanya hingga tewas di Jati Agung, Lampung Selatan.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
Dokumentasi Tribunnews.com
SERAHKAN DIRI KE POLISI - Foto ilustrasi, kantor polisi. Masalah rumah tangga yang berlarut disebut menjadi alasan Abdul Mukti (34) nekat membacok mertuanya sendiri hingga tewas di Dusun II, Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan. Abdul bahkan datang sendiri ke kantor polisi setelah kejadian itu. Tangisnya pecah saat melangkah masuk ke Polsek Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Sabtu (18/4/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Abdul Mukti bunuh mertua di Lampung Selatan (18/4/2026).
  • Pelaku menyerahkan diri ke polisi sambil menangis.
  • Motif: konflik rumah tangga berkepanjangan. Korban tewas usai dirawat di RS.
  • Pelaku terancam hukuman hingga 10 tahun.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Masalah rumah tangga yang berlarut disebut menjadi alasan Abdul Mukti (34) nekat membacok mertuanya sendiri hingga tewas di Dusun II, Desa Fajar Baru, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

Abdul bahkan datang sendiri ke kantor polisi setelah kejadian itu.

Tangisnya pecah saat melangkah masuk ke Polsek Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Sabtu (18/4/2026) siang.

Dengan kepala tertunduk dan kondisi emosional, ia menyerahkan diri kepada petugas.

Kedatangannya diterima petugas piket Reskrim, Bripda M. Fillah Akbar.

Baca juga: Enam Bulan Konflik Rumah Tangga, Pria di Lampung Bacok Mertua hingga Tewas 

“Pelaku datang dalam kondisi menangis dan mengakui telah melakukan pembacokan terhadap mertuanya sendiri,” ujar Fillah dalam program Saksi Kata Tribun Lampung, Rabu (22/4/2026).

Adapun peristiwa pembacokan itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Korban, Supriyani (64), diserang menggunakan sebilah golok yang diduga dibawa pelaku.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Airan Raya.

Korban kemudian dirujuk ke RS Immanuel Bandar Lampung karena luka yang cukup serius. Namun nyawanya tidak tertolong.

Polisi menyebut tindakan pelaku diduga dipicu persoalan rumah tangga yang sudah lama terjadi.

Kapolsek Jati Agung AKP Suheb Suhendra mengatakan Abdul diketahui sudah sekitar enam bulan berpisah tempat tinggal dengan istrinya.

Situasi itu diduga membuat pelaku kecewa dan emosinya memuncak.

“Pelaku merasa kecewa atas permasalahan rumah tangga yang dialaminya,” kata Suheb.

Polisi juga menduga korban sempat terlibat dalam konflik keluarga tersebut sehingga memperkeruh hubungan antara pelaku dan istrinya.

Setelah pelaku menyerahkan diri, polisi langsung melakukan pemeriksaan awal serta penggeledahan untuk memastikan tidak ada senjata lain yang dibawa.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved