Berita Terkini Artis

Choky Andriano Ungkap Penyesalan Nanang Gimbal Usai Bunuh Sandy Permana

Menurut Choky Andriano, Nanang Gimbal menangis usai menghabisi Sandy Permana.

Tayang:
Tribunnews.com
Nanang Gimbal (45) pelaku pembunuhan sudah benci kepada Sandy Permana sejak 2019. Choky Andriano ungkap penyesalan Nanang Gimbal usai bunuh Sandy Permana. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bekasi - Aktor Choky Andriano mengungkap penyesalan Nanang Gimbal usai bunuh Sandy Permana.

Menurut Choky Andriano, Nanang Gimbal menangis usai menghabisi Sandy Permana.

Pesinetron Choky Andriano mengaku kenal dengan Nanang Gimbal dan Sandy Permana karena pernah dalam satu pekerjaan.

Choky Andriano sempat main sinetron berjudul sama dengan Sandy Permana. Sementara Nanang adalah kru di lokasi syuting.

Menurut Choky Andriano, Nanang Gimbal menyesal melakukan perbuatan yang membuat nyawa Sandy Permana melayang.

"Nanang itu menyesal kok abis membunuh. Dia menangis," kata Choky Andriano ketika ditemui di kawasan Jatisampurna, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (19/1/2025).

Choky juga menceritakan kalau Nanang langsung meninggalkan keluarga, setelah membunuh Sandy.

"Dia kabur tuh buat nenangin diri, dia menyesal banget sudah bunuh Sandy," ucap Choky Andriano.

"Betul, dia ngumpet dan sampai tidur di makam kan," timpal Ade Soundmen.

Ade menceritakan bahwa ada sebuah masalah diantara Sandy dan Nanang sejak tahun 2019, berawal dari Sandy punya acara dan mengusik rumah Nanang.

Kala itu, Sandy memasang tenda sampai ke depan rumah Nanang. Bahkan, Sandy memotong pohon di rumah Sandy tanpa izin.

"Memang sejak 2019, jadi puncaknya ya kejadian kemarin. Ya emosi meledak selama lima tahun belakangan ini," ujar Ade. 

Istri Nanang Gimbal Akui Sandy Permana Orang Baik

Yulianti, istri Nanang Irawan 'Gimbal' mengakui Sandy Permana sosok orang baik. 

Dari kasus pembunuhan tersebut Yulianti minta maaf ke keluarga Sandy Permana atas perbuatan suaminya Nanang Gimbal.

Yulianti dibawa polisi selama 4 hari selama Nanang Gimbal kabur. 

Kemudian baru dilepaskan setelah Nanang Gimbal tertangkap. 

Usai dipulangkan, Yulianti langsung minta maaf ke keluarga Sandy Permana. 

Pada kesempatan yang sama, Yulianti juga bicara mengenai sosok Sandy Permana.

Menurutnya, Sandy merupakan orang yang baik.

"Iya, baik," imbuh dia.

Lantas ketika kejadian, Yulianti mengaku tidak tahu Nanang menikam Sandy Permana.  

Saat penikaman terjadi, Yulianti mengaku tengah mencuci di dapur rumah.

"Enggak tahu sama sekali kejadian itu, aku lagi di dapur, lagi nyuci," ujar Yulianti.

Usai kejadian tersebut, kata Yulianti, dirinya langsung dibawa polisi selama empat hari untuk dimintai keterangan.

Sejak itu pula, ia tak lagi berkomunikasi dengan Nanang.

"Enggak, handphone dibawa (Nanang)," ujar dia.

Minta Maaf

Yulianti yang mendatangi rumah Sandy Permana.

Yulianti diterima ibunda Sandy Permana yang langsung menyampaikan maaf sambil bersimpuh dan menangis. 

Kedatangan Yulianti di rumah duka didampingi oleh kuasa hukum keluarga Nanang, Stifan Heriyanto, di Perumahan TNI/Polri, RT 05/RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Jumat (17/1/2025).

Noki ibunda Sandu Permana dan sejumlah anggota keluarga lain menyanbut hangat kedatangan Yulianti.

Namun Yulianti tak bisa bertemu dengan istri Sandy Permana, Ade Andriani sebab sedang tidak berada di rumah.

Tangis Yulianti pun pecah bersimpuh meminta maaf kepada ibunda Sandy menyampaikan permintaan maaf atas perbuatan sang suami.

Permintaan maaf itu disampaikan Yulianti sembari mencium tangan Noki. 
 
Terdengar suara perempuan tersebut bergetar menahan tangis. 

"Saya mau minta maaf ke keluarga korban karena kemarin saya empat hari dibawa polisi, baru dipulangin kemarin hari Rabu," ujar Yulianti, dilansir dari Kompas.com.

Noki, meski menunjukkan raut wajah yang sedih, langsung menerima permintaan maaf tersebut.

"Iya saya maafin sih, maafin," kata Noki.

Namun, Noki sempat mengucapkan kembali apa yang pernah disampaikan oleh menantunya, yang meminta agar pelaku dihukum setimpal

"Nyawa bayar nyawa kalau kata istrinya," ungkap Noki saat menerima Yulianti di rumahnya.

Setelah menyampaikan permintaan maaf itu, Yulianti dan tim kuasa hukumnya langsung berpamitan meninggalkan rumah duka.

Meski telah dimaafkan ibunda Sandy Permana, namun, Yulianti masih berharap dimaafkan oleh Ade Andriani.

"Yang jelas istri dari pelaku Pak Nanang "Gimbal" sudah melakukan komunikasi dan meminta permohonan maaf, semoga si harapannya dimaafkan," ujar kuasa hukumnya, Stifan.

Stifan mengaku kecewa karena gagal bertemu Ade Andriani.

Padahal, sebelumnya telah memberitahu Ade Andriani jika Yulianti akan menemuinya untuk menyampaikan permintaan maaf.

"Kami sangat menyayangkan karena sebelumnya kita sudah informasikan bahwa kita akan hadir dan datang hari ini jam sekian, sudah disampaikan. Sebelumnya ada (istri korban) sudah tahu, tapi enggak ada, keluar, enggak tahu lah," ujar Stifan.

Stifan juga mengaku tak puas lantaran tak bisa bertemu dengan Ade Andriani untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Terlepas itu semua, Stifan memaklumi suasana kebatinan Ade Andriani yang belum bisa bertemu keluarga Nanang Gimbal.

"Kita maklumi mungkin beliau (istri Sandy Permana) belum siap," imbuh dia.
 
Sebelumnya, ancaman hukuman Nanang Irawan 'Gimbal' (45) pelaku pembunuhan Sandy Permana, menuai reaksi kekecewaan dari istri sang aktor, Ade Andriani.

Ade merasa tak puas setelah polisi menjerat Nanang Gimbal dengan hukuman terancam 15 tahun penjara.

Menurutnya, perbuatan tetangganya yang menghilangkan nyawa ayah dari ketiga anaknya itu harus mendapatkan hukuman lebih berat.

Ade dan Sandy Permana diketahui memiliki tiga orang anak. 

"Saya mau lebih berat lagi, karena dia udah ngilangin nyawa suami saya, ayah dari anak-anak saya," kata Ade, dikutip dari Pagi Pagi Ambyar Trans tv.

"Mereka bener-bener sangat kehilangan, karena anak saya tiga-tiganya deket semua sama ayahnya," sambung Ade.

Belum Mau Terima Maaf 

Ade Andriani, istri Sandy Permana menolak kedatangan Yulianti, istri Nanang Irawan 'Gimbal' yang meminta maaf. 

Bagi Ade Andriani, dirinya belum mampu membuka pintu maaf kepada Yulianti, atas perbuatan Nanang Gimbal yang bunuh Sandy Permana. 

Menurut Ade Andriani, derita yang dialaminya saat ini kehilangan suami dan tiga anak-anaknya menanyakan ayahnya Sandy Permana. 

Maka Ade mengaku masih belum siap untuk bertatap muka secara langsung dengan istri pembunuh suaminya.

"Ya kalau belum siap, memang belum siap. Enggak semudah itu meminta maaf ya," ujar Ade kepada wartawan di rumahnya di Perumahan TNI/Polri, RT 05/RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Jumat (17/1/2025), dilansir dari Kompas.com.

Selain karena kehilangan Sandy Permana, hal yang membuat Ade masih sakit hati lantaran memikirkan ketiga anaknya yang masih selalu mencari keberadaan suaminya.
 
Hal inilah yang membuat Ade begitu berat untuk membuka pintu maaf terhadap keluarga Nanang Gimbal.

"Coba dia kalau di posisi saya, sudah kehilangan suami, anak-anak sering cerita saya enggak punya ayah lagi, gimana (enggak) sakit hati saya," tegas Ade.

 Ade mengaku takut semakin sakit hati apabila melihat langsung keluarga Nanang Gimbal.

"Maaf itu enggak bisa terucap di mulut saya. Suami saya tersakiti, dibunuh pelaku, makanya saya tadi menghindar enggak mau bertemu, sakit buat (hati) saya, apalagi kalau saya lihat keluarga pelaku (Nanang Gimbal)," imbuh dia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved