Berita Terkini Artis

Reaksi Uya Kuya setelah Ditegur Rekam Kebakaran LA

Reaksi Uya Kuya saat itu langsung minta maaf kepada orang yang menegurnya karena tidak tahu jika tak boleh membuat konten di lokasi kebakaran LA.

Intagram @king_uyakuya
Ilustrasi Foto Uya Kuya. Reaksi Uya Kuya setelah ditegur membuat konten di lokasi kebakaran LA, langsung minta maaf. 

Mereka berada di depan rumah salah satu korban kebakaran

Namun, warga LA yang memiliki rumah tersebut merasa terganggu dengan Uya Kuya dan keluarganya karena membuat konten tersebut.

"Saya tidak suka orang-orang yang memotret seolah-olah mereka berpengaruh. Ini sangat konyol."

"Kemarin ada keluarga bangsawan, sekarang orang-orang ini," kata pemilik rumah tersebut.

"Sungguh sangat disayangkan, sangat mengerikan melihat orang-orang ini berbuat demikian."

"Mereka seakan-akan tidak paham bahwa kami kehilangan rumah," lanjutnya.

Warga tersebut juga menekankan, Uya Kuya dan orang-orang seperti dia tidak memahami penderitaan yang dialami korban kebakaran yang harus berjuang untuk membangun kembali hidup mereka setelah kehilangan tempat tinggal.

"Mereka tidak mengerti apa yang kami rasakan. Mereka tidak merasakan kesulitan mengganti segala yang telah hilang," ujarnya. 

"Ini sangat menyedihkan, orang-orang seperti ini mengambil keuntungan dari penderitaan kami tanpa mengerti apa yang kami alami. Benar-benar konyol," imbuhnya lagi.

Pemilik rumah berharap agar konten kreator termasuk Uya Kuya, lebih peka terhadap penderitaan warga Los Angeles dan tidak kembali untuk mencari keuntungan pribadi dari bencana ini. 

"Kami bahkan harus memasang rantai dan kunci karena mereka datang ke properti kami seolah-olah itu milik mereka," katanya.

"Mereka tidak tahu bahwa rumah ini penuh dengan kenangan. Mereka hanya ingin mendapatkan uang dari situasi ini. Wawancara di depan rumah saya sendiri," ungkapnya lagi.

Saat ditegur, Uya dan Astrid sempat memberikan penjelasan. 

Astrid mengungkapkan, mereka juga memiliki keluarga di Los Angeles. 

"Kami punya keluarga di sini," jelas Astrid.

Namun, warga setempat tetap meminta mereka untuk pergi.

"Bisakah kalian pergi? Maaf, ini konyol," katanya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved