Banjir di Bandar Lampung

Terdampak Banjir, Warga Kelurahan Kuripan Bandar Lampung Belum Dapat Bantuan

Kampung Pinggir Pesisir, Kecamatan Telukbetung, Kota Bandar Lampung menjadi satu di antara sejumlah wilayah yang terdampak banjir pada Jumat lalu.

Penulis: Riyo Pratama | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
Kondisi warga Pasar Ambon, TBS, Bandar Lampung setelah terjadi banjir, Selasa (21/1/2025). Ternyata belum semua warga terdampak banjir yang mendapatkan bantuan. Penelusuran Tribunlampung.co.id di lapangan, ditemukan sejumlah warga yang mengaku belum mendapat bantuan, baik itu berupa sembako, pakaian dan lainnya. Misalnya saja seperti warga di RT 01 Kelurahan Kuripan, TBB, Bandar Lampung. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kampung Pinggir Pesisir, Kecamatan Telukbetung, Kota Bandar Lampung menjadi satu di antara sejumlah wilayah yang terdampak banjir pada Jumat, 17 Januari 2025.

Pascaterjadi banjir, bantuan bagi warga terdampak banjir mulai berdatangan di sejumlah titik, terutama di Bandar Lampung.

Sayangnya, ternyata belum semua warga terdampak banjir yang mendapatkan bantuan tersebut. Hasil wawancara Tribunlampung.co.id di lapangan, ditemukan sejumlah warga yang mengaku belum mendapat bantuan, baik itu berupa sembako, pakaian dan lainnya.

Misalnya saja seperti warga di RT 01 Kelurahan Kuripan, TBB, Bandar Lampung.

Ketua RT 01 Dali mengungkapkan, sejak terjadi banjir hingga saat ini, warganya baru mendapatkan bantuan makanan berupa nasi bungkus sebanyak satu kali.

Padahal, kata Dali, pada peristiwa banjir bandang akhir pekan lalu, sedikitnya ada 60 kepala keluarga yang menghuni kampung tersebut, menjadi korban banjir setinggi dada orang dewasa.

Terbaru, Dali menuturkan, warganya baru diminta mengumpulkan Kartu Keluarga dan KTP untuk kemudian diserahkan ke pihak kecamatan.

"Akan tetapi sampai sekarang belum ada juga bantuan yang masuk," ungkap Dali, Selasa (21/1/2025).

Sementara itu, Rita (43) warga sekitar mengatakan, sejak banjir menerjang permukiman tempatnya tinggal sampai saat ini, belum ada yang datang memberikan bantuan, seperti sembako ataupun pakaian dan lainnya.

Namun Rita membenarkan, jika ia dan warga lainnya telah mendapatkan bantuan berupa nasi bungkus.

"Kami cuma butuh diperhatikan saja, jadi tidak ada istilah anak kandung atau anak tiri," katanya.

Menurut Rita, lokasi tempat tinggalnya memang terlihat agak tinggi, sehingga besar kemungkinan pemerintah mengira kampung Pinggir Pesisir tidak terdampak banjir.

Menurutnya, warga hanya butuh bantuan sembako seperti beras dan lain-lain.

"Karena kebutuhan kami itu banyak juga yang terendam. Ini hanya di seberang saja yang dapat (Kecamatan TBS)," tandasnya.

Hal senada disampaikan warga pinggir sungai way Belau, Kampung Pasar Ambon Bandar Lampung.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved