Berita Lampung

4 Warga di Lampung Barat Tewas Diterkam Harimau dalam 2 Tahun, Polisi Imbau Waspada

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari menyebut, tewasnya Zainudin menambah panjang daftar korban serangan harimau yang terjadi di Lambar.

Tayang:
Penulis: Bobby Zoel Saputra | Editor: taryono
Dok. Polda Lampung
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari. 

Tribunlampung.co.id, Lampung Barat - Insiden Zainudin, korban tewas diduga diserang harimau di Lampung Barat, Lampung menambah catatan kelam soal konflik satwa dan manusia.

Zainudin ditemukan tewas dengan kondisi tubuh tak utuh di sekitar kebunnya yang berlokasi di Talang Kubu Balak, Dusun Way Lipu, Pekon Kegeringan, Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat.

Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari menyebut, tewasnya Zainudin menambah panjang daftar korban serangan harimau yang terjadi di Lampung Barat.

Dalam dua tahun terakhir ini, setidaknya ada 4 warga di Lampung Barat yang menjadi korban meninggal dunia atas serangan harimau.

“Sepanjang tahun 2024 lalu, tercatat ada sebanyak tiga warga meninggal akibat serangan yang serupa. Saat ada kasus terbaru,” ujarnya, Jumat (24/1/2025).

Insiden ini tentunya menjadi pengingat akan konflik yang terus terjadi antara manusia dan satwa liar di Lampung Barat.

Hal itu disinyalir terjadi akibat perambahan habitat harimau dan hewan liar lainnya di kawasan hutan konservasi seperti Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Dalam hal ini, Kombes Yuni mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan agar meningkatkan kewaspadaan.

“Segera melaporkan jika melihat keberadaan harimau atau tanda-tanda satwa liar lainnya di pemukiman,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang warga di Lampung Barat bernama Zainudin (28) tewas mengenaskan diduga diserang harimau.

Menurut informasi, korban tewas diserang harimau saat berkebun di kebun miliknya yang berlokasi di Talang Kubu Balak, Pekon Kegeringan, Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat.

Kapolsek BNS Iptu Andi Junaidi mewakili Kapolres Lampung Barat AKBP Rinaldo Aser mengatakan, korban diketahui hilang sebelum ada dugaan diserang harimau.

“Hari Selasa pukul 18.00 WIB, ada laporan warga hilang atas nama Zainudin alias Pon di kebun miliknya di Talang Kubu Balak,” kata dia.

“Kemudian kami mendapat laporan dari Kepala Dusun Melebui Balak Pekon Tembelang, ada warga yang meninggal diserang harimau,” teeusnya.

Ia menceritakan, Zainudin yang diduga tewas akibat serangan harimau itu ternyata sudah hilang sejak tanggal 19 Januari 2025 lalu.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved