Berita Terkini Nasional

Sosok Korban Mutilasi dalam Koper di Ngawi di Mata Sang Ayah

Uswatun Khasanah, Korban mutilasi dalam koper di  Ngawi, Jawa Timur, di mata sang ayah, Nur Khalim.

Tayang:
Editor: taryono
kolase Tribunnews.com
Nur Khalim, ayah kandung Uswatun Khasanah alias UK (30), korban mutilasi yang jasadnya ditemukan dalam koper di Kabupaten Ngawi, saat ditemui usai pemakaman anaknya di tempat pemakaman umum Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jumat (24/1/2025). (Kolase Tribunnews.com) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, NGAWI - Korban mutilasi dalam koper di  Ngawi, Jawa Timur, di mata sang ayah, Nur Khalim.

Korban pembunuhan itu bernama Uswatun Khasanah (29), sales kosmetik di Tulungagung, Jawa Timur.

Nur Khalim, mengatakan putrinya sebagai anak yang baik dan perhatian terhadap keluarganya.

Meskipun tidak tinggal serumah, ia sering menjenguk Nur Khalim dan memberikan uang untuk kebutuhan makan.

"Setahu saya, anak saya tidak punya musuh. Dia anak baik. Kalau pulang kerja, dia selalu membawa makanan untuk anaknya, saya, dan neneknya," katanya tempat pemakaman umum TPU Desa Sidodadi, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, pada Jumat malam, 24 Januari 2025.

Nur Khalim sedih dan kehilangan saat tahu anaknya sudah tiada. Apalagi dengan cara yang sangat tragis.

Namun ia berusaha tegar dalam menghadapi situasi ini.

Komunikasi terakhir keluarga dengan Uswatun

Uswatun sehari-hari bekerja sebagai sales kosmetik di Tulungagung, Jawa Timur.

Kedua anaknya bersama ibu korban di Blitar.

Ayah tiri korban, Hendi Suprapto, menjelaskan bahwa Uswatun merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

Keluarga kemudian mendatangi Ngawi untuk memastikan jasad yang ditemukan adalah Uswatun Khasanah.

"Ciri-ciri yang diketahui dari gelang, sandal, sama tindik perut. Korban selama ini kerja di Tulungagung," ujar Hendi seperti diberitakan Kompas.com.

Korban terakhir kali pergi dari rumah pada Jumat (17/1/2025), namun mulai tidak bisa dihubungi pada Senin (20/1/2025).

"Sampai sekarang ditelepon tidak bisa, baru tahu tadi malam dapat kabar ini dari pihak kepolisian," jelas Hendi.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved