Berita Terkini Nasional
Antok Sempat Bingung Sembunyikan Jasad Uswatun, Akhirnya Dimutilasi
Rohmad Tri Hartanto (RTH) alias Antok (33) sempat kebingungan menyembunyikan jasad Uswatun Khasanah (29), usai dibunuh.
Tribunlampung.co.id, Kediri - Rohmad Tri Hartanto (RTH) alias Antok (33) sempat kebingungan menyembunyikan jasad Uswatun Khasanah (29), usai dibunuh.
Alhasil, Antok memutuskan untuk memasukkan jasad Uswatun ke dalam koper untuk kemudian dibuang. Namun, sebelum dimasukkan ke dalam koper, Antok memutilasi jasad Uswatun menjadi 4 bagian.
Diketahui, warga Desa Dadapan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan jasad dalam koper diduga korban mutilasi, pada Kamis (23/1/2025). Korban diketahui bernama Uswatun Khasanah alias UK (30), ternyata warga Kabupaten Blitar, tepatnya asal Desa Bence, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar.
Terbaru, pelaku mutilasi Uswatun yakni RTH, telah diamankan tim Unit Jatanras di Madiun pada Sabtu (25/1/2025) dini hari.
Kini, Antok terancam hukuman mati setelah melakukan pembunuhan berencana terhadap Uswatun Khasanah (29).
Direktur Ditreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Farman, mengatakan tersangka dapat dijerat Pasal 340 KUHP Subsider Pasal 338 KUHP lebih Subsider Pasal 351 Ayat 3 KUHP dan Pasal 365 Ayat 3 KUHP.
Kasus pembunuhan berawal ketika tersangka mengajak korban bertemu di Terminal Gayatri Tulungagung, Jawa Timur pada Minggu (19/1/2025).
Tersangka kemudian membawa korban ke sebuah hotel di Kota Kediri, Jawa Timur.
Di sana, korban dicekik hingga terjatuh dan kepalanya mengalami pendarahan.
Aksi pembunuhan dilakukan pada Senin (20/1/2025) pukul 00.30 WIB.
"Kemudian, tanggal 19 Januari, mulai check in, malam. Pengakuannya ada percekcokan dan terjadilah korban dicekik oleh tersangka sehingga meninggal dunia," paparnya, Senin (27/1/2025), dikutip dari TribunJatim.com.
Lantaran jasad tak muat dimasukkan koper, Antok melakukan mutilasi menjadi empat bagian.
"Setelah korban meninggal dunia. Tersangka mulai kebingungan dan berpikir untuk membuang dari mayat dari korban."
"Caranya, menyiapkan koper. Diambil dari rumah. Kemudian juga menyiapkan barang yang dibutuhkan."
"Antara lain plastik lakban dan pisau. Yang dibeli di salah satu tempat," tambahnya.
| Alasan Pelaku Kasus Tewasnya Siswa SMP di Sragen Tidak Ditahan, Keluarga Beri Jaminan |
|
|---|
| Polisi Ungkap Modus Pria di Cirebon Culik Bocah Perempuan 8 Tahun |
|
|---|
| Perempuan di Lamteng Alami Luka Serius Akibat Ditikam Mantan Suami |
|
|---|
| Tampang Rey, Wanita Nikahi Wanita di Malang, Postur Tubuh dan Suara bak Laki-laki |
|
|---|
| Murid Kelas 3 SD di Pandeglang Hamil 8 Bulan, Pelaku Ternyata Ayah Kandung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Antok-Sakit-Hati-Uswatun-Sumpahi-Anak-Perempuannya-hingga-Lakukan-Mutilasi.jpg)