Demo Honorer di Pesawaran

Besok Pemkab Pesawaran dan BKPSDM Akan Bahas Nasib Tenaga Honorer

Sebanyak 200 tenaga honorer kategori R2 dan R3 menggelar aksi damai di Kantor Bupati Pesawaran, pada Senin (6/2/2025).

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Teguh Prasetyo
Tribunlampung.co.id/Oky Indra Jaya
AKSI DAMAI HONORER - Sebanyak dua ratus tenaga honorer kategori R2 dan R3 menggelar aksi damai di Kantor Bupati Pesawaran, Senin (6/2/2025). Dalam aksi tersebut, para honorer membawa spanduk berisi tuntutan agar status kerja mereka diubah dari paruh waktu menjadi penuh waktu.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Sebanyak 200 tenaga honorer kategori R2 dan R3 menggelar aksi damai di Kantor Bupati Pesawaran, pada Senin (6/2/2025).

Aksi dimulai dari titik kumpul di Gedung Serba Guna Pemkab Pesawaran pada pukul 09.00 WIB kemudian massa long march menuju kantor bupati.

Ketua Lapangan Aksi, Muhammad Ruslan mengatakan, tenaga honorer R2 dan R3 yang telah terdaftar dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN) seharusnya mendapatkan kejelasan terkait pengangkatan sebagai ASN PPPK.

“Kami meminta pemerintah segera mengangkat tenaga honorer R2 dan R3 menjadi ASN PPPK penuh waktu tanpa pengecualian. Pengangkatan ini harus mempertimbangkan masa kerja dan usia tenaga honorer,” katanya saat diwawancarai awak media.

Selain itu, massa juga mendesak Pemkab Pesawaran untuk memaksimalkan optimalisasi penambahan formasi ke BKN sesuai dengan jumlah tenaga honorer yang ada.

Mereka juga meminta agar pemerintah daerah tidak merekrut ASN PPPK maupun CPNS baru sebelum tenaga honorer R2 dan R3 tahap 1 diangkat sepenuhnya.

Masih kata Ruslan, dari data yang ada terdapat 804 tenaga honorer guru R2 dan R3 tahap 1 serta 1.600 tenaga teknis R2 dan R3 tahap 1 yang masih menunggu kepastian status.

Asisten Administrasi Umum Setdakab Pesawaran, Heriansyah saat menemui massa menyatakan, Pemkab Pesawaran telah mencatat semua tuntutan dan akan mengupayakan solusi terbaik.

"Kami memahami aspirasi para tenaga honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun. Pemkab akan menyampaikan tuntutan ini ke BKN dan instansi terkait agar ada solusi yang berpihak pada honorer,” ujar Heriansyah.

Ia juga mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib serta memastikan bahwa pemerintah daerah tidak akan mengabaikan perjuangan honorer.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pesawaran, Sunyoto menegaskan Pemkab Pesawaran akan menindaklanjuti aspirasi tenaga honorer.

“Kami memahami harapan para tenaga honorer. Pemkab akan membawa aspirasi ini ke tingkat pusat dan memastikan ada solusi yang berpihak pada honorer,” ujar Sunyoto.

Dia juga menyampaikan, nantinya ada yang akan ditandatangani Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang dituangkan dalam dokumen untuk dikirimkan ke Kemenpan RB.

Ia juga menyampaikan, pada Jumat (7/2), pukul 10.00 WIB, Pemkab Pesawaran akan menggelar dialog di BKPSDM.

Dialog juga akan dihadiri perwakilan peserta aksi dari masing-masing 11 kecamatan untuk membahas regulasi dan tahapan yang harus ditempuh terkait pengangkatan honorer R2 dan R3.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved