Berita Lampung

Klarifikasi Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda soal Ricuh Pengelolaan Lahan Parkir

Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan Reny Indrayani memberikan klarifikasi soal ricuh pengelolaan lahan parkir di rumah sakit setempat.

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus
KLARIFIKASI - Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan Reny Indrayani memberikan klarifikasi soal ricuh pengelolaan lahan parkir di rumah sakit setempat pada Jumat (7/2/2025). 

Tribunlampung.co.id, Lampung Selatan -  Direktur RSUD Bob Bazar Kalianda, Lampung Selatan Reny Indrayani memberikan klarifikasi soal ricuh pengelolaan lahan parkir di rumah sakit setempat pada Jumat (7/2/2025).

Reny Indrayani mengatakan kasus kericuhan lahan parkir tersebut telah selesai.

"Siang mas. Kemarin sudah dijelaskan oleh humas kami mas penyebabnya apa," ujarnya, Jumat (7/2/2025).

Ia  membantah dirinya sempat menyebut salah satu media sebagai dalang dari keributan.

"Soal dalang keributan saya tidak menyebut media," ujarnya.

Ia menjelaskan latar belakang manajemen rumah sakit mengganti vendor parkir dari yang sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan, pengelolaan parkir oleh BUMD kurang transparan dan tidak optimal.

Ia mengungkapkan, selama ini pemasukan dari retribusi parkir tidak jelas, termasuk pihaknya kesulitan mengetahui berapa besar sebenarnya pendapatan yang masuk setiap bulannya.

"Pembayarannya juga tidak rutin, padahal dalam perjanjian seharusnya dilakukan secara berkala," ujarnya.

Selain masalah transparansi keuangan, Ia juga mengungkapkan masalah lainnya, seperti fasilitas parkir juga dinilai tidak memadai.

"Dan itu terlihat dari portal otomatis sering bermasalah hingga menyebabkan kemacetan," ujarnya.

"Begitu juga dengan petugas parkir yang tidak mengenakan seragam. Sehingga sulit membedakan antara petugas dan masyarakat umum," sambungnya.

Ia juga menjelaskan, sudah ada aturan alur masuk dan keluar parkir, namun masih banyak kendaraan yang parkir di tempat yang tidak seharusnya, seperti di area rawat jalan.

"Hal ini menyulitkan tamu dan pasien yang datang, karena harus mencari-cari tempat parkir. Seharusnya petugas parkir standby dan mengatur kendaraan dengan lebih rapi," tukasnya

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

 

 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved