Berita Terkini Nasional

Chat Elvis Adri ke Anaknya Seusai Menebas Leher Sang Istri di Rumah

Elvis Ardi (48), warga Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengirimkan pesan singkat ke anaknya seusai melakukan pembunuhan terhadap sang istri.

Dokumentasi Polres Kuansing
IDENTIFIKASI: Polisi melakukan identifikasi di rumah Juniwarti, seorang Wakepsek di Kuansing yang menjadi korban pembunuhan di Perumahan Griya Sinambek Permai Nomor 4, Jalan Cempedak, RT 005/RW 001, Lingkungan III Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Senin (24/2/2025) pagi. Juniwarti tewas seusai dibunuh suaminya, Elvis Adri (48). Seusai membunuh sang istri, Elvis Ardi mengirimkan pesan singkat ke anaknya. 

Tribunlampung.co.id, Riau - Elvis Ardi (48), warga Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, mengirimkan pesan singkat ke anaknya seusai melakukan pembunuhan terhadap sang istri, Juniwarti (51).

Dalam pesan tersebut, Elvis Adri meminta sang anak untuk memeriksa kondisi ibunya.

Baca juga: Polisi Kawal Konser Band Sukatani, Nasib Lagu Bayar Bayar Bayar Disorot

Namun, betapa kagetnya sang anak ketika mengecek kondisi ibunya yang sudah tergeletak bersimbah darah.

Diketahui, insiden pembunuhan terhadap Juniwarti terjadi pada Senin (24/2/2025) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, di perumahan Perumahan Griya Sinambek Permai Nomor 4, Jalan Cempedak, RT 005/RW 001, Lingkungan III Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Pelaku pembunuhan terhadap Wakepsek SMPN 4 Teluk Kuantan, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau itu, tak lain dan tak bukan yakni sang suami, Elvis Adri.

Pembunuhan terhadap Juniwarti ini pertama kali diketahui oleh anak korban yang langsung menangis histeris.

Diketahui, Juniwarti menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah di sebuah SMP di Kecamatan Kuantan Tengah.

Sementara suaminya, yang diduga sebagai pelaku pembunuhan juga seorang PNS yang bekerja di Dinas Inspektorat Kabupaten Kuansing.

Kepada tetangganya, anak korban dan pelaku bahkan meminta agar ibunya dihidupkan lagi.

"Kak, tolong hidupkan lagi mamak aku, aku mau mamak aku hidup," kata tetangga korban, W, dilansir TribunPekanbaru.com.

Tetangga lain, A mengatakan, mulanya Z mendapat pesan via WhatsApp dari ayahnya EA.

Dalam pesan itu, Elvis Ardi meminta agar Z memeriksa kondisi ibunya di kamar.

"Jadi EA mengirim pesan ke WhatsApp ke Z, isinya itu kurang lebih EA meminta Z untuk memeriksa kondisi ibunya di kamar," ujar A.

Z lantas mengecek kondisi sang ibu. Setibanya di kamar, Z dikejutkan dengan keadaan ibunya yang mengenaskan.

Saat ditemukan Z, Juniwarti dalam kondisi terlentang dengan luka parah di bagian leher.

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved