Berita Lampung

Alami Kelangkaan, Harga Kelapa di Mesuji Lampung Melambung Tinggi

Sejumlah pedagang hingga ibu rumah tangga mengeluhkan kelangkaan kelapa di Mesuji, Minggu (2/3/2025). 

Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: soni yuntavia
Tribun Lampung/M Rangga Yusuf 
JUAL KELAPA - Kelapa tua yang dijual oleh pedagang aneka bumbu masakan di Pasar Brabasan, Minggu (2/2/2025).  

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Sejumlah pedagang hingga ibu rumah tangga mengeluhkan kelangkaan kelapa di Mesuji, Minggu (2/3/2025). 

Akibat kelangkaan itu harga kelapa alami kenaikan yang fantastis.

Pedagang es cincau di Desa Sidomulyo, Kecamatan Mesuji Siti mengatakan akibat kelangkaan kelapa membuat dagangannya harus libur sementara.

"Cari kelapa susah banget sekarang ini, cuma ada cincaunya aja jadi mau jual juga gak bisa," ujarnya.

Siti menyebut untuk membuat es cincau juga dibutuhkan air santan yang didapat dari perasaan kelapa.

Maka dari itu, jika kelapa langka pembuatan es cincau juga tidak dapat dilakukan.

Di sisi lain, Reni, ibu rumah tangga di Desa Brabasan, Kecamatan Tanjung Raya juga mengaku belum lama ini kelapa sulit untuk didapatkan.

"Bener loh akhir-akhir ini susah banget dapat kelapa tua, sampai gak bisa lagi mau buat opor ayam buat buka puasa," ungkapnya.

Terpisah, pedagang aneka bumbu pasar di Desa Brabasan bernama Ali pun membenarkan jika kelapa saat ini langka.

"Betul mas, aku udah hampir 10 hari ini kosong," ucapnya.

Ali menuturkan walaupun alami kelangkaan untuk saat ini pihaknya masih menyetok kelapa di warungnya dan jumlahnya tidak banyak.

Karena alami kelangkaan harga kelapa juga terbilang cukup tinggi saat ini. 

Ia menyebut untuk harga kelapa saat ini dijualnya di angka Rp 15 ribu- Rp 18 ribu per butir.

Dari informasi yang didapatkannya kelangkaan kelapa saat ini akibat produksi buahnya juga sedikit.

( Tribunlampung.co.id / M Rangga Yusuf )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved