Berita Viral

Ipar Adalah Maut, Pria Asal Jateng Tusuk Adik Ipar Gegara Nikahi Lelaki Lain

Kisah ipar adalah maut terjadi di Dukuh Nglinduk, Desa Karwangwuni, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin, 3 Februari 2025.

Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq
TUSUK ADIK IPAR - Ilustrasi garis polisi. AS (35) nekat menusuk adik iparnya sendiri, UTH yang bakal menikah dengan lelaki pilihan mertuanya. Dok Tribunlampung.co.id/Fajar Ihwani Sidiq. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Jakarta - Kisah ipar adalah maut terjadi di Dukuh Nglinduk, Desa Karwangwuni, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin, 3 Februari 2025.

Bukan tanpa sebab, pria berinisial AS (35) nekat menusuk adik iparnya sendiri, UTH yang bakal menikah dengan lelaki pilihan mertuanya. 

Diungkap oleh pihak kepolisian, ternyata AS memendam perasaan terlarang pada UTH. 

Ia tak rela dengan kabar pernikahan UTH dengan pria lain sehingga melakukan percobaan pembunuhan. 

"AS mempunyai perasaan dengan adik iparnya. Dari keterangan pelaku, mereka memiliki perasaan yang sama," ujar Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melalui Kasat Reskrim AKP Zaenudin dalam konferensi pers pada Selasa, 4 Februari 2025.

Sebelum penikaman, AS mulai gelisah setelah pesan WhatsApp yang dikirimkan kepada UTH tidak kunjung dibalas selama tiga hari.

Dalam pesan tersebut, AS berusaha menanyakan kabar perjodohan UTH dengan pria lain yang dipilih oleh keluarganya.

Kesal tidak mendapat respons, pada Senin pagi, AS memutuskan untuk datang langsung ke rumah mertuanya tempat UTH tinggal.

Setibanya di rumah mertuanya, AS mendapati pintu rumah sudah terkunci.

Namun, pintu samping dalam keadaan terbuka, yang menjadi celah bagi AS untuk masuk.

"Mertuanya memang sengaja mengunci pintu agar AS tidak bisa masuk, tetapi mereka kelupaan tidak mengunci pintu samping," terang Zaenudin.

Setelah berhasil masuk, AS diadang oleh ibu mertuanya, yang kemudian terlibat dalam perdebatan sengit.

Dalam keadaan emosi tinggi, AS menemukan sebilah pisau sepanjang 30 sentimeter dan tanpa ragu langsung menusuk tubuh UTH sebanyak empat kali.

UTH yang terjatuh sempat meminta tolong kepada ibunya, namun AS melarikan diri menggunakan sepeda motor Kawasaki Ninja.

Saat diadang oleh warga, AS panik dan meninggalkan motornya di rumah korban sebelum melarikan diri dengan berjalan kaki hingga akhirnya berhasil ditangkap.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved