Berita Terkini Nasional

Ketua RT Bongkar Tabiat IRT yang Jasadnya Ditemukan Dalam Toren Air

Tabiat ibu rumah tangga alias IRT berinisial TSL (59), yang tewas dan jasadnya ditemukan dalam toren air di kediamannya, terbongkar.

TRIBUNJAKARTA.COM/Elga Hikari Putra
LOKASI PENEMUAN JASAD: Inilah rumah di Gang Indah 1, Angke, Tambora, Jakarta Barat yang jadi lokasi ditemukannya jasad ibu dan anak di dalam toren air. Tabiat ibu rumah tangga alias IRT berinisial TSL (59), yang tewas dan jasadnya ditemukan dalam toren air di kediamannya, terbongkar. Ketua RT 05 RW 02 Angke, Sripriyanty mengungkap bagaimana keseharian korban TSL termasuk juga putrinya ES (35). 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Tabiat ibu rumah tangga alias IRT berinisial TSL (59), yang tewas dan jasadnya ditemukan dalam toren air di kediamannya, terbongkar.

Ketua RT 05 RW 02 Angke, Sripriyanty mengungkap bagaimana keseharian korban TSL termasuk juga putrinya ES (35).

Diketahui, kejadian menggemparkan terjadi di kawasan Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat, ketika dua jasad wanita, ibu dan anak, ditemukan di dalam toren air.

Penemuan jasad ibu dan anak berinisial TSL (59) dan anaknya ES (35), dalam toren air tersebut terjadi di rumah korban pada Kamis malam (6/3/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketua RT 05 RW 02 Angke, Sripriyanty, menjelaskan bahwa TSL merupakan sosok yang baik dan dikenal suka bersosialisasi dengan tetangga.

"Orangnya mah baik sama tetangga, juga suka traktir-traktir."

"Cuma anaknya aja yang enggak ini kurang sosialisasi," ujarnya.

Yanty menambahkan bahwa sebelum menghilang, TSL sempat berkomunikasi dengan warga seputar bantuan sosial.

Yanty juga menyatakan bahwa tidak ada tanda-tanda keributan atau cekcok yang terdengar di sekitar rumah korban pada hari mereka dinyatakan hilang.

"Saya enggak dengar (cekcok). Sama tetangga yang dekat aja enggak dengar apa-apa," tambahnya.

Sudah Autopsi

Jasad seorang ibu berinisial TSL (59) dan anaknya ES (35) ditemukan tewas di dalam toren air rumah mereka di Jalan Angke Barat, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis, 6 Maret 2025.

Penemuan ini berawal dari keluhan warga mengenai bau tidak sedap yang menyebar di sekitar lokasi.

Petugas kepolisian berhasil mengevakuasi jasad kedua korban setelah menerima laporan dari warga.

Hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati menunjukkan adanya tanda kekerasan pada tubuh kedua korban.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved