Berita Lampung

Hasil Panen Singkong di Mesuji Terancam Membusuk Akibat Antrean Panjang

Para petani di Mesuji Lampung saat ini keluhkan hasil panen singkong yang terancam membusuk akibat antrean panjang, Jumat (14/3/2025). 

Tayang:
Penulis: M Rangga Yusuf | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/M Rangga Yusuf
TERANCAM MEMBUSUK - Mobil muat singkong di Mesuji untuk dibawa ke lapak, Jumat (14/3/2025). Hasil panen singkong di Mesuji terancam membusuk akibat antrean panjang. 

Tribunlampung.co.id, Mesuji - Para petani di Mesuji saat ini keluhkan hasil panen singkong yang terancam membusuk akibat antrean panjang, Jumat (14/3/2025). 

Salah satu petani di Mesuji Timur bernama Gondrong mengatakan melimpahnya hasil panen singkong membuat antrean panjang di sejumlah pabrik tapioka. 

"Ini mau lebaran petani banyak yang panen jadi pabrik antre panjang," ujarnya. 

Bahkan antrean panjang juga terjadi di beberapa lapak singkong akibat melimpahnya hasil panen

Dikatakan Gondrong antrean panjang itu juga diperparah dengan kebijakan pabrik tapioka yang sesekali menutup pembelian hasil singkong

"Jadi pabrik ini memang sesekali tutup jadi antrean makin panjang," ucapnya. 

Atas dampak itu, para petani saat ini sudah tidak memikirkan harga dan jumlah potongan. 

Tetapi lebih memikirkan bagaimana hasil panen singkongnya itu terjual demi kebutuhan sehari-hari dan hari Raya Idulfitri nanti. 

Sebab, jika terus dibiarkan hasil panen singkong akan membusuk. 

Di sisi lainnya, petani singkong di kawasan Register 45 Mesuji Reski juga merasa kebingungan untuk menjual singkongnya. 

"Pabrik ini kadang buka, tutup buka tutup mana lebaran sebentar lagi terus apa yang mau untuk beli baju lebaran ini," ungkapnya. 

Begitupula sebaliknya jika kualitas singkong tidak cukup baik maka kaliberasi timbangan kadar aci singkong akan berada di bawah 20 persen. 

Lebih lanjut, diketahui jika harga singkong saat ini diangka Rp 1.350 per kilogram dengan potong 0 persen. 

Tetapi untuk mencapai harga tersebut hasil panen singkong harus memenuhi syarat kadar aci diangka 20 persen lebih. 

(Tribunlampung.co.id /M Rangga Yusuf)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved