Berita Terkini Nasional
Ayah Feni Ere Tak Curiga Pembunuh Anaknya Ternyata Teman Nongkrong
Pelaku berinisial A alias Amma alias Bapak Fatima (36) merupakan kenalan Parman, ayah Feni Ere.
Siang hari Feni menghubungi ayahnya, Parman, menginformasikan bahwa ia berada di Palopo dan akan kembali ke Malili pada hari Selasa.
Jumat, 26 Januari 2024:
- Pada siang hari Parman menerima banyak panggilan tak terjawab dari anak-anaknya, Fitta dan Futri. Futri kemudian menginformasikan bahwa Feni tidak masuk kerja selama tiga hari.
- Parman dan istrinya, Inrawati, segera menuju ke kota Palopo.
- Pukul 14.30 WITA, Parman dan Inrawati tiba di rumah Feni dan tidak melihat ada mobil Feni di sana, dan ketika masuk melalui pintu samping, terdapat celana sot warna putih dengan bercak darah.
- Parman dan Inrawati mencari Feni di kamarnya, namun mereka tidak menemukan Feni, hanya terdapat lampu hias yang pecah dan terdapat noda darah. Parman dan Inrawati meneruskan pencarian di rumah.
- Pencarian berlanjut di 6 rumah sakit di Palopo. Parman dan Inrawati mencari mobil Feni di parkiran hingga masuk ke rumah sakit, namun Feni tidak ditemukan.
- Parman dan Inrawati mendatangi kantor cabang Honda Sanggar Laut, tempat Feni bekerja.
- Mereka bertemu Ipung, kepala cabang yang juga kakak dari Adit, pacar Feni. Parman dan Inrawati menanyakan keberadaan Adit dan Feni.
- Ipung menanggapi dengan emosi dan menghubungi Adit untuk datang ke kantor cabang Honda Sanggar Laut.
- Adit tidak kunjung datang dan Parman memutuskan pulang.
- Setibanya di rumah, Parman bertemu Iwan, teman Feni, dan memutuskan melaporkan hilangnya Feni ke Polres Palopo.
- Anggota Polres Palopo menuju TKP dan Parman menunjukkan barang bukti berupa celana sot warna putih yang terdapat bekas darah serta informasi mengenai adanya noda darah di sepatu hitam yang bertempat di rak sepatu, lampu hias yang pecah di dalam kamar Feni, selimut hilang, dan koper Feni yang hilang.
- Polisi mendatangi TKP dan mengamankan barang bukti seperti celana sot warna putih yang terdapat bekas darah, sepatu hitam bernoda darah di rak sepatu, dan mengamankan selimut serta koper Feni yang hilang.
Sabtu, 27 Januari 2024:
Parman bersama Matius ke Polres Palopo untuk membuat Laporan Polisi terkait dugaan orang hilang berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor L/GANGGUAN/1/I/2024/SPKT/POLRES PALOPO/POLDA SULAWESI SELATAN.
Jumat, 2 Februari 2024:
Adit bertemu dengan Parman di kantor polisi untuk mengambil mobil Toyota Innova yang dulu pernah dititipkan oleh Adit kepada Feni.
Senin, 27 Mei 2024:
Aplikasi WhatsApp dari handphone Feni sempat terlihat dalam status online dan mengeluarkan diri dari grup WhatsApp keluarga. Status handphone adalah “berdering”, yang kemudian aplikasi WhatsApp dari handphone Feni berstatus tidak aktif hingga saat ini.
Juli 2024:
Petunjuk penting mengenai Feni baru ditemukan di Makassar. Mobil Honda Brio milik Feni ditemukan di Makassar.
10 Februari 2025:
Warga secara tidak sengaja menemukan kerangka yang diduga adalah kerangka Feni di dekat Jalan Poros Palopo-Toraja.
Kamis, 20 Februari 2025:
Fitta Ere membuat laporan polisi ke Polres Palopo untuk melaporkan dugaan tindak pembunuhan Feni berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor LP/B/95/II/2025/SPKT/POLRES PALOPO/POLDA SULAWESI-SELATAN tertanggal 20 Februari 2025.
Jumat, 21 Februari 2025:
| Pakai Topeng Messi, 2 Bule Tiongkok Gasak Emas 150 Gram dan Rp510 Juta |
|
|---|
| Nasib 2 Perawat yang Ceroboh hingga Bayi Usia 1 Bulan Terjatuh ke Lantai RS |
|
|---|
| Sosok Ustazah Tewas Dirampok di Banjarbaru, Nyambi Kerja demi Biayai Adik |
|
|---|
| Naik Lagi, Berikut Daftar Harga BBM Nonsubsidi Terbaru |
|
|---|
| Dikira Anakan Hewan, Jasad Bayi Mengambang di Sungai, Bagian Perutnya Biru |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sahabat-bongkar-curhatan-Feni-Ere-sebelum-hilang-dan-ditemukan-tinggal-kerangka.jpg)