Berita Terkini Nasional
Terduga Pembunuh Feni Ere Tertangkap di Luwu Utara, Kerja di Pabrik Es Balok
Terduga pelaku pembunuhan ini berinisial A alias Amma alias Bapak Fatima (36).
“Tadi siang disegel ini, sekitar jam 13.00 Wita. Kabarnya nanti sore mau digeledah ini rumah,” kata warga sekitar yang tak ingin disebut namanya saat ditemui, Kamis (20/3/2025).
Menurut warga tersebut, ada seorang pemuda di rumah tersebut yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan Feni Ere.
“Kayaknya ada kaitannya dengan itu kasus pembunuhan, anaknya kayaknya Pak Saad ada kaitannya,” ujarnya.
Selanjutnya sekira pukul 16.00 WITA, polisi pun menggeledah rumah terduga pelaku.
Penggeledahan tersebut dihadiri keluarga besar Feni Ere.
Bahkan adik korban, Fita turut masuk ke dalam rumah bersama tim penyidik.
Keluarga Feni Ere pun histeris saat tim menemukan sebuah koper yang diduga milik korban.
Saat koper tersebut dibuka, tangis adik korban pecah karena menyadari isi koper tersebut milik Feni Ere.
Koper yang ditemukan tersebut sebelumnya raib bersamaan dengan hilangnya Feni Ere pada Januari 2024 lalu.
“Terkait koper yang diamankan, tadi adik Feni melihat langsung dan mengetahui bahwa koper itu milik almarhumah Feni,” ujar Kuasa Hukum keluarga Feni Ere, Abner Buntang, kepada Tribun-Timur.com, Kamis malam.
Dugaan tersebut diperkuat dengan temuan beberapa barang di dalam koper diduga milik Feni Ere, seperti pakaian dan kunci mobil milik korban.
Isu ditangkapnya terduga pelaku pembunuh Feni Ere pun beredar di sosial media.
Kapolres Palopo, AKBP Safii Nafsikin, membenarkan ditangkapnya pembunuh Feni Ere.
“Sementara terduga pelaku sudah kami amankan, tapi kami akan gelar perkara untuk mengetahui apakah memenuhi unsur untuk ditetapkan sebagai tersangka,” kata AKBP Safii Nafsikin, Kamis (20/3/2025).
Saat ini pihaknya baru mengamankan satu orang terduga pelaku.
| Jenazah Bripda Natanael Tiba di Rumah Duka, Tangis Keluarga Pecahkan Keheningan |
|
|---|
| Ketua RT Bongkar Kondisi Rumah Sebelum Yai Mim Dikabarkan Tewas di Tahanan |
|
|---|
| Tak Hanya Mahasiswi, 16 Mahasiswa UI Juga Targetkan Dosen Jadi Bahan Pelecehan |
|
|---|
| Hotman Paris Turun Tangan atas Sanksi Ringan 3 Polisi di Kasus Rudapaksa Gadis Jambi |
|
|---|
| Ibunda Bripda Natanael Histeris Saat Ambulans Tiba, "Nael, Kenapa Bisa Gini" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/TEWASNYA-FENI-ERE-Peti-berisi-kerangka-Feni-Ere.jpg)