Berita Viral

Sempat Dilaporkan Hilang, Jasad Kakek-kakek Ditemukan di Atap Rumah

Jasad seorang kakek ditemukan di atap rumah di Desa Bakulan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada Jumat (4/4/2025).

Tayang:
Editor: Kiki Novilia
Polres Purbalingga via TribunJateng.com
EVAKUASI JASAD LANSIA - Evakuasi penemuan mayat lansia asal Desa Bakulan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga yang ditemukan meninggal di atap rumahnya, Jumat (4/4/2025). Berikut fakta-fakta terkait penemuan jasad lansia di Purbalingga. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Purbalingga - Jasad seorang kakek ditemukan di atap rumah di Desa Bakulan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah pada Jumat (4/4/2025).

Penemuan jasad kakek itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kemangkon.

Pihak kepolisian lantas melakukan pemeriksaan di TKP bersama dengan tim INAFIS.

Dari pemeriksaan, tampak luka-luka di tubuh kakek tersebut. 

Berikut fakta-fakta penemuan jasad seorang kakek di atap rumah di Purbalingga, dikutip dari Tribun Jateng dan Kompas.com.

1) Identitas Korban

Korban diketahui merupakan seorang lansia bernama Chadingun (76).

Chadingun merupakan warga Bakulan, Kemangkon, Purbalingga.

2) Dilaporkan Hilang Sehari Sebelumnya

Kapolsek Kemangkon, AKP Heri Iskandar menyebut korban sudah dicari pihak keluarga sejak Kamis alias sehari sebelum ditemukan.

"Keluarga sudah mencari korban ke sejumlah tempat, namun tidak ditemukan."

"Hingga akhirnya ditemukan ada di atap rumahnya dalam keadaan sudah meninggal dunia," kata Heri, Sabtu (5/4/2025). 

3) Ditemukan oleh Anggota Keluarga

Korban ditemukan oleh anggota keluarga pada Jumat pagi pukul 08.00 WIB.

Di sekitar lokasi kejadian, ditemukan tangga aluminium dan sepasang sandal milik korban.

4) Ada Luka Bakar

Dari hasil pemeriksaan medis, ditunjukkan luka bakar di jempol kaki kanan dan kelingking kaki kiri korban.

Selain itu, korban juga mengalami lebam di area kepala dan lecet di dahi. 

5) Diduga Tersambar Petir

Pihak kepolisian menduga korban tewas akibat tersambar petir.

"Diduga luka tersebut akibat sambaran petir saat korban memperbaiki atap rumah."

"Karena pada instalasi listrik tidak ditemukan korsleting," jelas Kapolsek. 

6) Keluarga Menolak Otopsi

Pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Sehingga setelah menjalani pemeriksaan, jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. 

"Keluarga menerima jenazah untuk proses pemakaman dan tidak menghendaki dilakukan autopsi," ujar Kapolsek. 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com. 

( TRIBUNLAMPUNG.CO.ID / TRIBUNNEWS.COM )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved