Berita Viral
Emak-emak Bikin Geger Penumpang Batik Air Usai Ngaku Bawa Bom, Videonya Viral
Seorang ibu-ibu atau emak-emak bikin geger penumpang Batik Air rute Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi.
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Seorang ibu-ibu atau emak-emak bikin geger penumpang Batik Air rute Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi.
Bagaimana tidak, emak-emak tersebut mengaku membawa bom saat berada di dalam pesawat. Spontan pramugari yang mengetahui langsung meminta emak-emak itu untuk turun.
Satu video yang menayangkan penumpang Batik Air diturunkan dari pesawat karena bercanda membawa bom, beredar viral di media sosial. Dalam video yang beredar di media sosial, penumpang perempuan itu mendapatkan teguran dari salah satu kru pesawat. "Bercanda membawa bom di dalam pesawat sangat berbahaya ya ibu ya," ucap kru tersebut.
Kemudian, penumpang itu terlihat merapikan barang-barangnya untuk dibawa keluar dari pesawat. "Gara-gara dia ini terlambat," ucap perekam video.
Setelah beberapa saat, penumpang tersebut pun mengikuti arahan kru untuk turun dari pesawat. Kru juga membantu membawakan barang-barang milik penumpang tersebut. Lantas, seperti apa peristiwa selengkapnya?
Video viral penumpang Batik Air bercanda membawa bom itu terjadi di pesawat dengan nomor penerbangan ID-6272. Pesawat tersebut sedang berada di Bandara Internasional Soekarno Hatta dan hendak mengudara menuju Bandara Internasional Sam Ratulangi pada Selasa (15/4/2025). Sementara, penumpang yang bercanda membawa bom hingga diturunkan itu berinisial FA.
Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, pernyataan penumpang tersebut mengandung unsur ancaman. "Penumpang yang duduk di kursi 11E tersebut diketahui menyampaikan pernyataan mengandung unsur ancaman," kata Danang dari siaran resmi Batik Air, Rabu (16/4/2025).
Pihak maskapai pun menindak tegas penumpang tersebut sesuai dengan prosedur keselamatan. "Sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP) keselamatan dan keamanan penerbangan, awak kabin langsung melaporkan kejadian tersebut kepada kapten pilot dan petugas keamanan," kata Danang.
Danang melanjutkan, penumpang tersebut tidak diizinkan melanjutkan penerbangan. Penumpang itu juga diturunkan dari pesawat untuk diserahkan kepada pihak berwenang, yaitu PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) yang berada di otoritas penerbangan sipil Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Polres Kota Bandara Soekarno Hatta untuk penanganan dan proses lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa tidak ditemukan benda mencurigakan atau berupa bom, serta dinyatakan aman oleh otoritas terkait. "Batik Air menegaskan bahwa setiap pernyataan, gurauan, atau candaan yang mengandung unsur ancaman bom, terorisme, atau kekerasan di lingkungan bandara dan atau/pesawat adalah tindakan yang sangat serius dan dilarang keras," katanya.
Hal tersebut, diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, Pasal 437 yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang memberikan informasi palsu yang membahayakan keselamatan penerbangan, termasuk gurauan membawa bom. Dalam hal ini, pelaku dapat dikenai sanksi pidana dengan hukuman penjara paling lama satu tahun, dan dapat ditingkatkan hingga delapan tahun jika menimbulkan gangguan operasional penerbangan.
Danang mengatakan bahwa Batik Air serta seluruh pihak yang terlibat dalam operasional penerbangan berkomitmen menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan sebagai prioritas utama. "Kami mengajak seluruh tamu untuk mematuhi semua peraturan yang berlaku, termasuk larangan bergurau tentang bom, demi menciptakan penerbangan yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua," pungkas Danang.
( Tribunlampung.co.id / TribunJabar.id )
Baca juga: Hotma Sitompul Dimakamkan Secara Militer di Pemakaman San Diego Hills
Nasib Kadispora Dicopot Sementara dari Jabatannya karena Terjerat Korupsi |
![]() |
---|
Jerit Tangis Bayi Ungkap Aksi Sekuriti Tikam Istri, Warga Langsung Panggil Ambulans |
![]() |
---|
MK Ubah Aturan Soal Mantan Napi Ikut Pilkada |
![]() |
---|
Pengakuan Mengejutkan Ayah Brigadir Esco, Sebut Organ Anaknya Menghilang |
![]() |
---|
Demo di Depan Gedung DPR RI Memanas, Polisi dan Pedemo Saling Serang |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.