Berita Terkini Nasional

Terungkap Alasan Sebenarnya Oknum Polisi di Ternate Mengamuk Bawa Pisau ke Sekolah

Terkait alasan oknum polisi tersebut justru diungkap oleh Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto.

|
Tangkap Layar Kanal YouTube Tribun Sumsel
POLISI MENGAMUK - Tangkap layar video viral saat oknum polisi ngamuk dan ancam warga pakai pisau di lingkungan sekolah SD Negeri 41 Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara pada Rabu tanggal 30 April 2025 sekitar pukul 09.50 WIT. Terungkap alasan sebenarnya oknum polisi di Ternate mengamuk bawa pisau ke sekolah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Maluku UtaraTerungkap alasan sebenarnya oknum polisi di Ternate, Maluku Utara mengamuk bawa pisau ke sekolah.

Terkait alasan oknum polisi tersebut justru diungkap oleh Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto.

Terbongkarnya hal yang melatarbelakangi anggota polisi ini mengamuk setelah peristiwa itu ditangani oleh pihak kepolisian.

Kini penanganannya berada pada Bid Propam Polda Maluku Utara.

Kapolres Ternate AKBP Anita mengonfirmasi insiden melibatkan oknum polisi yang mengancam warga dengan pisau telah ditangani Bid Propam Polda Maluku Utara.

Aksi yang dilakukan oleh Bripda Radhitya Farell Adjan ini sempat viral di media sosial.

Kejadian tersebut terjadi di SD Negeri 41, Kelurahan Soa, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Maluku Utara pada Rabu (30/4/2025) sekira pukul 09.50 WIT.

Menurut penjelasan AKBP Anita, oknum polisi tersebut merasa sakit hati karena ibunya, Candra Atmaja (42), diduga mengalami tindakan kekerasan dari suami Risnayanti Djamaluddin (33), yang juga merupakan warga Kelurahan Soa.

Dengan laporan ibunya seperti itu, maka oknum polisi ini datang dengan suasana emosi. Namun, Anita menyayangkan oknum polisi membawa sajam lalu memasuki area sekolah.

"Kalau kronologi awal sih seperti itu, setelah kejadian itu sempat kedua belah pihak langsung mendatangi Polsek Ternate Utara dan sudah melakukan mediasi,” ungkap AKBP Anita saat dikonfirmasi di Mapolda Malut, Jumat (2/5/2025).

Setelah insiden tersebut, kedua belah pihak langsung mendatangi Polsek Ternate Utara untuk melakukan mediasi.

Kapolres memastikan langkah-langkah hukum akan diambil sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Kasusnya sudah ditangani Propam Polda Maluku Utara soal oknum polisi tersebut,” kata AKBP Anita saat dikonfirmasi di Mapolda Malut.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

BACA BERITA POPULER

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved