Berita Terkini Nasional

Alasan Nenek Curi Bawang hingga Dipukuli Warga di Pasar Boyolali, Terlilit Utang

Ternyata kondisi kehidupan si nenek itulah yang mendorongnya untuk mencuri bawang di pedagang pasar di Boyolali.

Dokumentasi Tribunlampung.co.id
ILUSTRASI BAWANG - Pedagang bawang merah dan bawang putih di Pasar Cenderawasih Metro Lampung, Selasa (29/4/2025). Alasan nenek di Boyolali curi bawang hingga dipukuli warga sampai babak belur gegara terlilit utang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Boyolali - Terungkap kehidupan nenek yang mencuri bawang hingga dipukuli warga di Pasar wilayah Boyolali.

Ternyata kondisi kehidupan si nenek itulah yang mendorongnya untuk mencuri bawang di pasar.

Namun nenek berinisial S tersebut malah babak belur gegara aksinya mencuri ketahuan.

Kasus nenek mencuri bawang ini terjadi tepatnya di Pasar Mangu, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Kejadian itu viral di media sosial hingga membuat warganet merasa iba kepada sang nenek dan geram terhadap perbuatan pelaku yang memukuli.

Nenek itu babak belur setelah dipukuli karena nekat mencuri 5 kilogram bawang putih milik pedagang Pasar Mangu pada Sabtu (3/5/2025).

Polisi pun mengungkap alasan nenek berusia 67 tahun itu mencuri bawang putih karena terdesak kebutuhan.

Kehidupan nenek tersebut pun terungkap. Dia memiliki ekonomi yang pas-pasan dan terjerat utang di mana-mana.

Karena terimpit kebutuhan dan kewajiban membayar utang itu, nenek tersebut nekat mencuri.

"Si ibu sudah cukup tua, dan didorong kebutuhan hidup, kondisi ekonominya pas-pasan. Dan ibu ini punya utang di mana-mana, sehingga ibu ini melakukan pencurian bawang tersebut," kata Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto, Kamis (8/5/2025), dikutip dari TribunSolo.com.

Nenek yang merupakan pedagang sayur dan gorengan keliling itu diketahui tinggal bersama anaknya yang bekerja sebagai montir bengkel.

Meski sang anak serta si nenek sudah berpenghasilan, uang itu belum cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, apalagi melunasi utang-utangnya.

"Jadi didorong motivasi untuk membayar utang akhirnya melakukan pencurian," kata Kapolres.

Tindakan pelaku itu pun membuat Kapolres prihatin dan berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran penting bagi pihaknya dan seluruh masyarakat untuk bisa melakukan deteksi dini terhadap masalah sosial di sekitarnya.

"Ini menjadi keprihatinan kita bersama, mudah-mudahan apa yang terjadi di masyarakat ini (pencurian karena desakan ekonomi) dapat dideteksi dini oleh tokoh masyarakat, aparatur, untuk memberikan perhatian khusus," ungkapnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved