Berita Terkini Nasional
Jasad Bayi Dikirim Lewat Driver Ojol di Medan Diduga Hasil Inses Kakak Adik
Kakak adik terduga pelaku telah diamankan polisi hingga kini masih dalam penyelidikan terkait hubungan inses atau darah antara pelaku.
Ketakutan karena tidak ada identitas
NH merasa ketakutan karena tidak memiliki identitas keluarga beserta kelengkapan administrasi.
Malam harinya, Rabu 7 Mei sekitar pukul 23:00 WIB, bayi itu meninggal dunia di 'Barak Tambunan' di Sicanang, Belawan.
"Mau dibawa ke RS Pirngadi ibu bayi takut dikarenakan tidak ada data keluarga sehingga membawa bayi kembali ke 'Barak Tambunan' Sicanang Belawan. Malam harinya, bayi meninggal tanggal 7 Mei 2025 sekira pukul 23.00 WIB di barak tersebut,” kata Ferry.
Setelah bayi itu meninggal, NH bersama abang kandungnya membawa jasad bayi ke sebuah hotel di Kecamatan Medan Barat.
Pada Kamis 8 Mei, sekira pukul 06:00 WIB, mereka keluar dari hotel kemudian memesan jasa layanan antar jemput barang.
Di sinilah jasad bayi diantar ke lokasi penemuan atau tujuan oleh pengemudi ojek online.
"Lalu diserahkan kepada driver ojol di pinggir jalan untuk diantarkan ke lokasi tujuan,” kata Ferry.
Untuk memastikan hubungan darah antara pelaku dan bayi, polisi masih menunggu hasil tes DNA.
Kronologis
Sebelumnya, orderan paket berupa tas berisi mayat bayi laki-laki menghebohkan warga Jalan Ampera III, Kelurahan Gelugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, pada Kamis (8/5/2025) kemarin.
Paket itu diantar seorang pengemudi ojol berinisial MYA (35) sekira pukul 06:14 WIB.
Kasubbid Penmas Polda Sumut Kompol Siti Rohani Tampubolon mengatakan, peristiwa bermula ketika MYA menerima orderan antar jemput barang melalui aplikasi dengan lokasi penjemputan di sebuah Indomaret, Jalan Kolonel Yos Sudarso, Medan.
Setibanya di titik penjemputan, MYA bertemu dengan sepasang laki-laki dan perempuan, yang menyerahkan tas, yang bagian atasnya berisi kain.
Dalam pesanannya, sepasang pemuda-pemudi itu meminta MYA mengantar paket ke Jalan Ampera III, Kelurahan Gelugur Darat II, Kecamatan Medan Timur.
| Kronologi Sopir Truk Jambi Diduga Jadi Korban Premanisme Oknum Polisi, Dipukul dan Diperas Rp10 Juta |
|
|---|
| Remaja 14 Tahun Jadi Korban Tawuran di Palembang, Leher Kiri Tertusuk Senjata Tajam |
|
|---|
| Prajurit TNI AL Tewas Ditabrak Fortuner di Tanjungpinang, Diduga Mobil Keluar Jalur Saat Mendahului |
|
|---|
| Alasan Sebenarnya Tuan Nekat Habisi Nyawa Ibu Mertua, Berawal dari Aniaya Istri |
|
|---|
| Oknum Guru SMP Ditetapkan Tersangka Kasus Pelecehan Siswa, Korban 8 Orang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Sosok-Pengirim-Tas-Berisi-Jasad-Bayi-di-Medan-Driver-Ojol-yang-Antar-Syok.jpg)