Berita Lampung

Rumah Kontrakan Tukang Bubur di Gedong Tataan Pesawaran Ludes Terbakar

Rumah kontrakan tukang bubur Tavif, ludes terbakar di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Senin (21/7/2025) pagi.

Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi BPBSD Pesawaran
RUMAH TERBAKAR - Kondisi rumah kontrakan tukang bubur yang ludes terbakar di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Senin (21/7/2025) pagi.  

Tribunlampung.co.id, Pesawaran -  Rumah kontrakan tukang bubur Tavif (48), ludes terbakar di Desa Sukaraja, Kecamatan Gedong Tataan, Pesawaran, Senin (21/7/2025) pagi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Damkar Pesawaran Irwansyah mengatakan, laporan pertama diterima pada pukul 09.28 WIB dari seorang warga.

“Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Saat kejadian, di dalam rumah hanya ada anak dari Bapak Tapip, yang berhasil dievakuasi oleh warga. Sementara Bapak Tapip sendiri sedang berdagang di luar,” ujar Irwansyah.

Ia menjelaskan, rumah yang terbakar berada di Sukaraja 7 RT 02 RW 07, Desa Sukaraja. 

Dalam upaya pemadaman, Damkar Pesawaran menerjunkan satu unit mobil pemadam beserta empat personel.

“Proses pemadaman dibantu oleh warga sekitar dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam,” lanjut Irwansyah.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta. 

Saat ini, petugas masih melakukan pendataan lebih lanjut di lokasi kejadian.

Sementara itu,  Zedni, saksi mata mengatakan, sekitar pukul 09.20 WIB, dirinya hendak berangkat kerja.

Namun saat perjalanan dia melihat kobaran api sudah melahap ruang tamu rumah yang dikontrak oleh Tavif, pedagang bubur yang mangkal di jalan A Yani Gedong Tataan.

“Ya, rumah yang bersebelahan dengan SDN 02 Gedong Tataan itu, langsung terbakar hebat,” ujarnya.

“Saya langsung minta tolong warga untuk memadamkan api, namun api terlalu besar,” kata dia.

Puluhan warga yang membantu memadamkan api dengan air seadanya pun tak banyak mambantu, lantaran api cepat menyebar ke bagian atap yang terbangun dari triplek dan kayu.

Sekitar pukul 10.05 wib tim Damkar Kabupaten Pesawaran datang, namun walau dibantu warga, air yang dibawa mobil damkar itu tak cukup untuk memadamkan keseluruhan api. 

Kendati demikian, walau air yang dibawa mobil damkar habis, namun cukup untuk meredakan api sehingga tidak merambat ke rumah sekitarnya.

Pj. Kades Sukaraja Surawan mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. 

Namun begitu, kerugian materi dan pakaian milik Tapif sekeluarga ludes dilalap api.

“Kerugian, belum bisa dipastikan, namun yang pasti, satu unit rumah habis kebakar,” kata dia.

(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)

 

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved