Bisnis

Komoditi Karet PTPN I Masih Sangat Prospektif

Dirut PTPN I Teddy Yunirman Danas menyebut di tengah fluktuasi harga karet dunia, peluang bisnis komoditi karet masih sangat prospektif.

Dokumentasi PTPN
MASIH PROSPEKTIF - Dirut PTPN I Teddy Yunirman Danas menyebut di tengah fluktuasi harga karet dunia, peluang bisnis komoditi karet masih sangat prospektif. 

TRIBUN LAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas menyebut di tengah fluktuasi harga karet dunia, peluang bisnis komoditi karet milik PTPN I masih sangat prospektif.

Ia mengatakan, pihaknya akan mempertahankan dan melakukan perbaikan pada sektor bisnis karet sebagai tanaman utama.

Sebab komoditi ini, menjadi bahan baku pada industri tertentu, dimana belum tergantikan oleh karet sintetis dan lainnya.

Transformasi bisnis PTPN Group memplot PTPN I sebagai Subholding yang berfokus pada komoditas karet dan beberapa komoditas lainnya, serta beberapa bisnis non komoditas.

Sebanyak delapan PTPN yang sebelumnya merupakan entitas anak usaha digabung.

Sejak saat itu, seluruh perhatian fokus kepada perbaikan struktur, infrastruktur, sistem manajemen, dan akselerasi kinerja.

Karet masih proyektif2
MASIH PROSPEKTIF - Dirut PTPN I Teddy Yunirman Danas menyebut di tengah fluktuasi harga karet dunia, peluang bisnis komoditi karet masih sangat prospektif.

"Saat ini kami mengelola tanaman karet seluas lebih dari 64 ribu hektare yang tersebar di Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi," ujarnya di Jakarta, Senin (29/7/2025). 

Komoditi ini masih menjadi core business kami selain teh, kopi, kakao, tembakau, dan lainnya.

"Memang dalam bisnis karet dihadapkan dengan beberapa kendala teknis agronomi ditambah dengan fluktuasi harga karet dunia," kata dia.

"Seiring transformasi PTPN I menjadi Subholding PTPN Group, kami kontinu melakukan perbaikan kinerja pada semua sektor usaha, termasuk komoditi karet. Alhasil, kinerja kami menjelang 2 tahun terakhir ini cukup progresif," sambung Teddy.

Kendala teknis agronomi tanaman karet secara akselerasi diperbaiki secara konsisten, yang meliputi sistem manajemen sadap, ketuntasan sadap, kecukupan tenaga kerja, hingga pengawalan produksi dari hulu sampai hilir diperkatat menghasilkan kinerja yang progresif.

Karet masih prospektif23
MASIH PROSPEKTIF - Dirut PTPN I Teddy Yunirman Danas menyebut di tengah fluktuasi harga karet dunia, peluang bisnis komoditi karet masih sangat prospektif.

Di samping itu, Teddy mengakui peningkatan kinerja bisnis karet PTPN I didukung oleh beberapa faktor, seperti harga karet dunia yang mengalami kenaikan dan masih terus bertahan hingga saat ini. 

Juga, faktor iklim kemarau yang cenderung basah sangat cocok bagi agronomis penggalian produksi karet.  

"Kami perbaiki secara komprehensif dan simultan di semua lini. Hasilnya sangat positif. Pada kinerja 2024 sudah menunjukkan tren naik dan terus menanjak pada 2025 ini," tambah Teddy.

Tentang masa depan bisnis karet, Teddy juga memastikan produk karet olahan yang PTPN I sangat diminati pasar.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Tags
PTPN
karet
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved