Advertorial
Sinergi Pendidikan Lampung, Baitul Jannah Islamic School dan BGTK Lampung Jalin Kerjasama Strategis
Baitul Jannah Islamic School resmi menjalin kemitraan strategis dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung.
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Dorong transformasi digital dan meningkatkan mutu pendidikan yang berkeadilan, Baitul Jannah Islamic School resmi menjalin kemitraan strategis dengan Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Lampung.
Komitmen bersama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) yang berlangsung khidmat di Aula Pertemuan Pahawang, Kantor BGTK Provinsi Lampung, Senin (18/5/2026).
Acara audiensi dan penandatanganan dihadiri langsung Kepala BGTK Provinsi Lampung Hendra Apriawan, S.T serta Operational Head Yayasan Baitul Jannah Ria Yuli Hastini, S.Pt mewakili Ketua Yayasan Baitul Jannah Kemiling didampingi Manajemen sekolah dan beberapa perwakilan guru.
Pertemuan penting ini disaksikan sejumlah tokoh kunci pendidikan, di antaranya Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di lingkungan Direktorat Jenderal PAUD Dikdas PNFI Kemendikdasmen Republik Indonesia Kurniawan, S.T., M.B.A.
Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Lampung Inu Kertapati, S.E., serta Kasubbag Umum BGTK Provinsi Lampung Agus Supriyanto, M.T.
Kemitraan strategis antara BGTK Lampung dan Yayasan Baitul Jannah ini berfokus pada tiga pilar utama yakni sinergi program peningkatan mutu pendidikan, pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta penguatan ekosistem pembelajaran yang inovatif dan berkarakter.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak berkomitmen untuk saling mendukung dalam melahirkan ekosistem belajar yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika pendidikan modern.
Kurniawan, S.T., M.B.A selaku Direktur di lingkungan Direktorat Jenderal PAUD dan Pendidikan Dasar Kemendikdasmen menyampaikan pentingnya penerapan Prinsip Layanan Pendidikan yang Berkeadilan dan Berpusat pada Peserta Didik.
Ia menguraikan, prinsip ini bertumpu pada tiga keterpaduan utama, dimulai dari pendidikan inklusif yang menjamin akses setara tanpa diskriminasi bagi seluruh peserta didik, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus dan dari berbagai latar belakang sosial.
Keterpaduan kedua adalah pendidikan adaptif melalui penyesuaian sistem pembelajaran, potensi, serta konteks kebutuhan peserta didik secara fleksibel.
Terakhir, prinsip ini membutuhkan partisipasi semesta yang mengintegrasikan peran aktif seluruh ekosistem pendukung di luar sekolah.
Seperti orangtua, masyarakat luas, dunia usaha, media, komunitas lokal, hingga pemerintah daerah, demi tercapainya pendidikan yang bermutu, merata, dan dapat diakses oleh seluruh warga negara.
Momentum audiensi ini juga menjadi ruang diskusi strategis dengan dibukanya sesi dialog interaktif mengenai solusi nyata untuk memajukan pendidikan, khususnya di Provinsi Lampung agar dapat berkembang lebih pesat.
Fokus utama pembahasan diarahkan pada upaya mempersiapkan generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter mulia demi mewujudkan Indonesia Emas.
Dalam sesi dialog interaktif, berbagai capaian dan inovasi Baitul Jannah Islamic School turut dipaparkan sebagai bukti nyata dedikasi sekolah terhadap kemajuan dunia pendidikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/KOLABORASI-Baitul-Jannah3.jpg)