Seusai mengambil BLT, truk yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal.
"Mobil truk masuk ke dalam jurang," jelasnya.
Nurhasanah (52), korban selamat, menceritakan, saat melintasi jalan desa perbatasan Desa Sumber Agung dengan Desa Surakarta, truk berpapasan dengan mobil bermuatan singkong.
Mobil yang ditumpanginya mundur karena jalan yang sempit.
Karena berhenti di bahu jalan truk justru masuk jurang.
Awalnya mobil terbalik yang menyebabkan penumpangnya keluar dari bak, berikutnya mobil kembali terbalik sebanyak dua kali.
"Mobilnya kebalik-balik sampai tiga kali," jelasnya.
9 Orang Dirawat
Agung Laksana, dokter jaga RSUD Ryacudu Kotabumi, menerangkan, selain korban jiwa, ada beberapa penumpang yang mengalami luka berat.
"Korban yang kita sarankan rawat inap ada dua orang. Satu warga alami patah tulang selangka. Satunya lagi cidera kepala ringan karena penumpukan darah di kepala," ujarnya saat ditemui di sela-sela mengobati pasien.
Agung mengatakan, penumpang yang alami kecelakaan dan menjalani perawatan di RSUD Ryacudu mencapai sembilan orang.
Adapun pasien lainnya hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang.
"Korban yang boleh pulang termasuk sopir truk," kata Agung.
Sementara, anggota Satlantas Polres Lampura Brigadir Andrius di RSUD Ryacudu enggan memberi komentar.
"Silakan tanya ke Kanit Lakalantas," ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)