Berita Nasional

Calon Pengantin Wanita Tewas Minum Racun Sehari Sebelum Hari Pernikahan

Editor: wakos reza gautama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi - seorang wanita tewas minum racun sehari sebelum hari pernikahan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTAMOBAGU - Calon pengantin tewas sehari sebelum hari pernikahan.

Kematian gadis berinisial TPG (17) ini mengundang kecurigaan pihak keluarga. 

Pasalnya calon suami TPG tak hadir di hari pemakaman TPG.

Kepergian TPG membuat sang ayah GM berduka.

GM menaruh curiga pada calon menantunya lantaran tak datang ke pemakaman sang anak.

Gadis asal Kotamobagu, Sulawesi Utara itu meninggal dunia tepat sehari sebelum pernikahannya.

Baca juga: Calon Pengantin Wanita Meninggal Sehari Sebelum Pernikahan, Keluarga Ungkap Kejanggalan

Baca juga: Ferdinand Hutahaean Tanggapi Laporan Putri Jusuf Kalla ke Polisi

Baca juga: Kunci Jawaban Tema 5 Kelas 4 Halaman 54, 55, 57, 58 dan 59 Buku Pahlawanku Kebanggaanku

Rencananya, TPG akan menikah dengan sang kekasih, Ilham pada Senin (30/11/2020).

Segala persiapan mulai dari akad hingga resepsi pernikahan TPG dan Ilham pun telah dipersiapkan.

Namun nahas, belum juga rencana itu terlaksana, niatan Ilham untuk meminang TPG harus pupus.

Kaget Dengar TPG Minum Racun

Kepergian TPG yang dirasa mendadak nyatanya membuat Sang Ayah terpukul.

Ayah TPG, GM pun mengurai cerita pilu sesaat sebelum sang putri meninggal dunia.

GM mengatakan, TPG kala itu pergi untuk mengantarkan baju pengantin pria untuk calon suaminya.

Namun beberapa saat kemudian, ia mendapatkan kabar dari sahabat anaknya, bahwa TPG berada di rumah sakit.

"Katanya lantaran minum racun," katanya seperti ditulis manado.tribunnews.com.

Ia kemudian ke RSUD Kotamobagu, namun dalam perjalanan dekat rumah sakit, bertemu dengan calon suami anaknya.

Betapa terkejutnya GM saat mendengar penuturan calon suami TPG.

Ilham menyebut bahwa TPG minum racun.

"Saya tanya anak saya di mana, dia bilang di rumah sakit, kemudian saya tanya, anak saya minum racun di mana, dia bilang tidak tahu," jelas GM.

Mendengar penuturan Ilham, GM bergegas mencari TPG.

Gamri kemudian terus ke RSUD Kotamobagu tempat TPG dirawat.

"Saya sampai, anak saya hanya sendirian," jelasnya.

Tak berselang lama, TPG dinyatakan meninggal dunia malam sebelum hari pernikahannya.

Curiga Lihat Kelakuan Calon Suami TPG

Dalam suasana berduka, Ayah TPG tiba-tiba merasa ada hal janggal.

Hal tersebut lantaran GM tak melihat Ilham mengunjungi jenazah calon istrinya.

Tak hanya itu, Ilham juga tak ikut hadir dalam pemakanan TPG.

Merasa janggal dengan kejadian tersebut, orang tua TPG melapor ke Polres Kotamobagu, Senin (30/11/2020) usai pemakaman sang anak.

Polres Kotamobagu, Sulawesi Utara telah melakukan visum terhadap jenazah TPG yang meninggal sehari menjelang pernikahannya.

Hasilnya, polisi tidak menemukan kecurigaan calon pengantin wanita itu dibunuh.

"Hasil visum awal korban minum racun. Jadi, dia bunuh diri," kata Kapolres AKBP Prasetya Sejati saat dikonfirmasi Kompas.com via telepon, Selasa (1/12/2020) malam.

Motif kenapa gadis tersebut minum racun, polisi masih menyelidiki.

"Masih lidik," ujar Prasetya.

Keluarga Calon Suami Tak Ada yang Datang

Pemakaman TPG disambut isak tangis keluarga serta sanak kerabat.

Mereka terpukul atas kepergian TPG secara tiba-tiba.

Namun, ada pemandangan tak biasa yang terlihat saat pemakaman TPG.

Diceritakan ibunda TPG, saat pemakaman tidak ada satupun keluarga calon suami TPG.

Tak cuma itu, calon suami TPG juga tidak datang di pemakaman sang calon istri.

"Sejak dari rumah sakit memang mereka sudah pulang duluan, dan tidak pernah kembali lagi sampai sekarang," ujar ibunda TPG.

Seolah tak mau larut dalam sakit hati lantaran calon besan tak datang, keluarga TPG tetap menggelar pemakaman sang putri.

Keluarga pun mempersiapkan hidangan yang tadinya diniatkan untuk pesta pernikahan kepada para pelayat.

Suasana duka masih terlihat di rumah keluarga di Kotamobagu, Selasa (1/12/2020).

Itu rumah almarhum TPG, gadis yang meninggal dunia, malam sebelum hari pernikahannya.

Tenda kanopi yang rencanananya digunakan sebagai tempat pelaminan masih terlihat berdiri di sebuah lapangan kosong di dekat rumahnya tersebut.

Di dalam rumah, tempat tidur jenazah berhias ayat Alquran masih terlihat.

Pun di depan rumah, masih terbentang tenda kecil.

Nampak peralatan memasak tersusun rapih, sudah selesai dicuci semuanya.

Ternyata, pada malam hari, keluarga sudah memasak makanan yang akan dihidangkan saat pesta.

Satu ekor sapi disembelih, khusus untuk pesta pernikahan tersebut.

Saat memasak makanan, mereka mendapatkan kabar bahwa TPG meninggal dunia. Membuat mereka kaget.

"Kami mengundang sekitar 500 orang, makan pulang, karena Covid 19, selesai dari ijab kabul," kata LL ibu korban.

Akhirnya, makanan untuk pesta tersebut tetap harus dihidangkan.

"Jadi yang makan orang yang datang saat pemakaman," katanya.

Namun nasi sudah menjadi bubur, proses memasak makanan tetap harus diselesaikan.

Banyak juga yang datang dari jauh untuk pesta, lantaran tidak mengetahui informasi bahwa TPG sudah meninggal dunia.

"Mereka juga menangis, akhirnya ikut dipemakaman bersama," katanya.

Disclamer:

Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:

>>https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/

(TribunManado.com, Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul "Curhat Ayah Gadis yang Tewas Sehari sebelum Menikah, Curiga pada sang Mantu yang Tak Datang ke Makam"

Berita Terkini