Laporan Reporter Tribunlampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Bencana tanah longsor terjadi di Perumahan Citraland, Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Selasa (26/1/2021).
Akibatnya, dua rumah mewah di perumahan elite itu roboh.
Peristiwa ini menjadi viral dan tersebar di WhatsApp.
Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi di Cluster Davinci, Citraland, Bandar Lampung.
• Viral Video Warga Bersorak saat Lihat Tanah Longsor
• Hujan Lebat dan Banjir di Manado, TPU Longsor hingga Kerangka Muncul ke Permukaan
Musibah tanah longsor ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa bermula dari jalan perumahan yang longsor.
Kemudian, longsor merembet ke dua unit rumah sehingga turut roboh.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
• Cerita Gadis Asal Bandar Lampung Ulfa Mora Produksi Pakaian Casual dari Kain Perca dan Baju Bekas
• Swalayan di Bandar Lampung Wajib Tutup Pukul 19.00, Pedagang Pinggir Jalan Pukul 22.00
Kesaksian warga
Dua rumah mewah di Perumahan Citraland menjadi korban tanah longsor.
Peristiwa itu terjadi di Perumahan Citraland, Jalan Raden Imba Kusuma, Kelurahan Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung, Selasa (26/1/2021).
Akibatnya, dua rumah mewah dua lantai di Cluster Davinci roboh karena tanah di bawahnya ambles.
Salah satu penghuni Cluster Davinci yang enggan disebut namanya mengatakan, peristiwa ini bermula sekitar pukul 10.00 WIB.
"Iya di sini Blok A9, kejadian tadi jam 10. Kebetulan saya tinggal di sini," ungkap wanita ini.
Dia mengatakan, tidak ada suara gemuruh saat peristiwa longsor terjadi.
"Suara gemuruh gak ada. Cuma suara jembatan itu ambles, terus saya keluar," tuturnya.
Selang satu jam kemudian, tiba-tiba dua rumah ikut roboh lantaran tanah di bawahnya ambles.
"Cuma selang satu jam, rumah roboh," bebernya.
Menurut dia, rumah tersebut tengah dalam proses renovasi.
"Kalau dihuni belum, karena masih renovasi. Jadi gak ada orang," tandasnya sembari berlalu.
Longsor di Pasir Gintung
Sebelumnya longsor juga terjadi di Kelurahan Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung, 10 April 2020.
Satu rumah semi permanen di Jalan Mangga, gang M Safei RT 7 LK II Kelurahan Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat, Kamis (9/4/2020) malam, tersapu longsor.
Longsor yang terjadi akibat hujan deras sekitar pukul 19.30 itu menyebabkan pemilik rumah Acong Pribadi (47) dan anaknya Akbar (18) mengalami luka berat.
Salah satu saksi mata Eri Okta (37) mengatakan saat itu korban tengah membuat saluran air di belakang rumah.
"Malam tadi kan hujan deras jadi dia (korban) lagi bikin saluran air supaya air hujan gak masuk ke rumah," ujar Eri, Jumat (10/4/2020).
Namun nahas, saat sedang membuat saluran air ini tanah pondasi di belakang rumah korban amblas.
Alhasil korban yang tak sempat melarikan diri tertimbun longsor.
Tidak hanya Acong, anaknya yang saat itu sedang berada di kamar mandi ikut tertimbun longsor.
"Bapaknya luka di kepala sama pinggang patah, kalau anaknya luka di dengkul," jelas Eri.
Ketua RT setempat, Bustami menambahkan, warga langsung berupaya menolong setelah mengetahui ada salah satu rumah tertimbun longsor.
Kurang lebih satu setengah jam akhirnya korban berhasil dievakuasi.
"Cepat dibantu oleh warga sekitar sini, dan kami bawa keduanya ke rumah sakit," kata Bustami.
Bangunan Semi Permanen di Bypass Panjang Rusak Tersapu Longsor
Tiga bangunan semi permanen di Jalan Soekarno Hatta (Bypass) Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang, Bandar Lampung luluh lantah akibat longsor, Jumat (27/3/2020).
Berdasarkan pantauan Tribunlampung.co.id, tiga unit bangunan semi permanen tersebut terdiri dari bengkel repasari pelek, hunian dan tambal ban.
Bangunan-bangunan tersebut nampak terjatuh dari pinggir jalan hingga 10 meter kedalamannya.
Akibat longsor tersebut kerugian materil dinilai mencapai hingga puluhan juta rupiah.
Beruntung, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
3 Rumah dan 4 Motor Rusak
Hujan lebat yang berlangsung pada Sabtu (28/12/2019) malam mengakibatkan longsor di Kampung Sukamanjur, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung.
Dalam musibah itu, tiga bangunan rumah warga hancur karena tertimpa fondasi pagar.
Peristiwa itu terjadi di Jalan H Sohari, RT 14 Lingkungan II Kampung Sukamanjur, Kelurahan Bumi Kedamaian, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung.
Dari informasi yang diterima Tribunlampung.co.id, Minggu (29/12/2019), selain tiga rumah rusak tertimbun tanah, longsor juga membuat empat sepeda motor rusak.
Warga Gang M Safei RT 7 LK II Kelurahan Pasir Gintung, Tanjungkarang Pusat, bergotong royong membersihkan sisa-sisa material longsoran.
Dengan alat seadanya, warga sekitar tampak mengangkut material tanah yang menimbun sebagian bangunan.
Lurah Pasir Gintung Mashudi mengatakan pembersihan dilakukan mengingat masih ada sebagian material yang menutupi bagian dapur rumah korban.
"Kita bersama warga ikut membantu keluarga korban membersihkan puing longsoran," kata Mashudi.
Mashudi menyebut longsor tadi malam menyebabkan bagian dapur dan satu kamar rumah semi permanent milik Acong Pribadi rusak berat.
"Untuk mempercepat proses pembersihan sisa longsor ini kita dibantu langsung petugas BPBD kota," katanya.
Kontur Tanah Labil
Menyikapi kasus longsor yang menimpa rumah warga di Pasir Gintung, Camat Tanjungkarang Pusat, Maryamah mengatakan, pemerintah bersama BPBD berupaya membantu membersihkan sisa sisa timbunan tanah longsor.
Menurutnya ini merupakan langkah awal dalam meringankan beban korban.
"Kami juga melakukan pendataan untuk membantu perbaikan rumah," katanya, Jumat 10 April 2020.
Maryamah menilai longsor terjadi akibat kontur tanah di areal sekitar yang labil.
Oleh karena itu, lanjutnya, warga sekitar diimbau untuk kompak terutama masalah tata pembangunan.
"Yang parah itu hanya bagian dapur rumah, kedua korban selamat dan tadi malam sudah dirujuk ke rumah sakit Abdul Moeloek (RSUDAM)," tukasnya. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)