TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Jelang pembukaan Euro 2020 (Euro 2021). Timnas Prancis menjadi salah satu tim yang diunggulkan meraih Piala Eropa 2020 (dikenal juga dengan sebutan Euro 2021).
Bermaterikan banyak pemain bintang yang bermain di klub besar Eropa, Prancis harus melalui jalan terjal pada penyisihan grup.
Tergabung di Grup F yang dikenal sebagai grup neraka, Prancis harus melewati hadangan Jerman dan Portugal serta Hungaria.
The Blues akang langsung menghadapi lawan tangguh Jerman pada laga pertama mereka di Grup F pada 15 Juni mendatang di stadion Alianz Arena Munchen.
Euro 2020 secara resmi akan dibuka pada Sabtu (12/6/2021) esok untuk waktu Indonesia.
Setelah serimoni pembukaa, Euro 2020 akan langsung menyajikan pertandingan seru Tukri berhadapan dengan Italia di stadion Olimpico Roma.
Baca juga: BIODATA NGolo Kante di Euro 2020, Gelandang Timnas Prancis yang Tak Suka Dipuji
Pertandingan Euro 2020, dapat pula disaksikan melalui link live stremaing di Mola Tv dan RCTI.
Kembali pada Timnas Prancis yang akan berlaga di Euro 2020.
Pelatih Prancis Didier Deschamps berharap pada tuah N’Golo Kante, sang pemain rendah hati.
Kante pada musim ini menghantarkan Chelsea meraih piala Champions. Ia bahkan menjadi Player of The Match pada final Liga Champions kalah mengalahkan klub Inggris lainnya, Manchester City.
Sosok Kante dikenal sebagai pemain yang rendah hati.
Pada saat sesi penganugerahan gelar juara Champions, kala semua pemain Chelsea berhenti sejenak mencium trofi saat melintas, Kante terlihat hanya berjalan dan menepuk malu dengan kedua tangannya, lalu berjalan kembali.
Momen ini pun menjadi sorotan pendukung Chelsea yang menyaksikan laga final dari rumah.
Beberapa pendukung Chelsea mengunggah pujian atas sisi rendah hati sang pemain di media sosial Twitter.
Tidak hanya rendah hati, pemain berusia 30 tahun ini juga dikenal sebagai sosok yang sederhana. Salah satu gelandang terbaik dunia ini bukanlah sosok yang suka neko-neko.
Baca juga: NGolo Kante Datang Terlambat di Pusat Latihan Timnas Prancis, Bukan Ditegur Malah Ditertawakan
Tentu tuah N’Golo Kante saat berseragam Timnas Prancis sangat diharapkan pelatih Didier Deschamps untuk dapat membawa The Blues kembali meraih Piala Eropa untuk ketiga kalinya.
Sebelumnya Timnas Prancis tercatat menjadi kampiun pada Piala Eropa tahun 1984 dan 2000.
Nama N’Golo Kante pun kian bersinar jelang bergulirnya Euro 2020.
Belum lama ini sebuah polling yang diselenggarakan oleh Odaxa yang mencari pemain populer Prancis.
Nama Kante berada diurutan teratas. Kante meraih 24 persen suara. Sementara Kylian Mbappe berada di peringkat kedua dengan 23 persen suara.
Kante pun merespon hasil polling ini. Dirinya mengaku tidak memperdulikan hasil polling tersebut.
Geladang Chelsea ini menganggap pujian yang diberikan kepadanya merupakan sesuatu yang terlalu berlebihan.
Saat ditanya apa komentarnya soal hasil poling tersebut, NGolo Kante mengaku dirinya tidak terlalu memikirkan hal tersebut.
“Saya tidak terlalu memperhatikan dan saya fokus pada tujuan tim. Itu bisa sedikit menyentuh saya, tetapi kami mencoba melakukan apa yang selalu kami lakukan," ujar Kante
Kante pun menambahkan bahwa ia kurang berkenan mendapat pujian terkait poling itu, karena enurutnya hal tersebut terlalu berlebihan.
"Bersikaplah alami, berikan yang terbaik dari diri Anda di lapangan. Soal pujian, itu berlebihan dan tidak perlu,” lanjut Kante.
Tentu patut ditunggu tuah N’Golo Kante untuk Timnas Prancis. Apakah ia akan mampu membawa Prancis menjuarai Euro 2020, seperti ia menghantarkan Chelsea merengkuh Piala Champions musim ini.
Simak dan baca terus berita Euro 2020 hanya di Tribunlampung.co.id. (*)