TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Satu video yang memperlihatkan penggerebekan lokasi yang diduga sebagai 'sarang narkoba' alias kampung narkoba di Sumatera Selatan, beredar dan viral di media sosial.
Anggota Brimob bersenjata lengkap dikabarkan mengamankan sejumlah warga terkait kasus peredaran narkoba.
Dalam video berdurasi 34 detik yang tersebar luas di grup-grup WhatsApp dan jejaring sosial Facebook, Sabtu (12/6/2021) pagi, terlihat kerumunan warga yang melihat penangkapan tersebut.
Informasi dihimpun Tribunsumsel.com, sejumlah warga yang ditangkap itu diduga bandar narkoba.
Lokasinya disebut-sebut berada di wilayah Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tepatnya di jembatan gantung penghubung antara Kelurahan Pasar Surulangun dengan Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu.
Baca juga: VIRAL Mobil Terios Putih Ugal-ugalan di Kota dan Jalan Tol
Penangkapan terhadap diduga bandar narkoba itu dikabarkan terjadi pada sekira pukul 04.00 WIB.
Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir membenarkan kabar tersebut setelah dirinya menerima informasi dari masyarakat.
"Benar, info yang saya terima begitu (penangkapan diduga bandar narkoba). Untuk secara jelasnya saya tidak tahu karena baru pagi ini dapat infonya," kata Abdul Kadir.
Dia sudah berupaya menghubungi kepala desa setempat namun belum tersambung karena kesulitan jaringan telepon.
"Saya sudah telepon kadesnya tapi ponselnya tidak aktif, mungkin lagi di tempat tidak ada sinyal," kata Abdul Kadir.
Baca juga: 281 Preman Terjaring Operasi di Semarang
Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto membenarkan penggerebekan kasus narkoba di Rawas Ulu, Kabupaten Muratara itu.
Namun Eko belum bersedia memberikan keterangan lengkap terkait penggerebekan tersebut.
"Iya (benar penggerebekan diduga bandar narkoba). Sabar ya, nanti ada rilis," ujar AKBP Eko Sumaryanto.
Terpisah, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri mengatakan desa yang digerebek polisi dan Brimob bersenjata lengkap di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) disebut sebagai "kampung narkoba".
"Iya betul, itu kampung narkoba," kata Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri kepada wartawan, Sabtu (12/6/2021).
Penggerebekan besar-besaran ini berlokasi di Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Subuh tadi, sekira pukul 05.00 WIB.
Dari penggerebekan itu ada 18 orang yang diamankan.
"Yang diamankan 18 orang diminta keterangan dan dikembangkan," kata Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto, Sabtu siang.
Eko belum bisa memberikan keterangan lengkap terkait penggerebekan tersebut.
"Bentar masih gelar (perkara). Kalau sudah selesai nanti Kasat akan jelaskan semua," ujar Eko.
Camat Rawas Ulu, Abdul Kadir membenarkan kabar adanya penggerebekan diduga bandar narkoba di Desa Surulangun.
Dia mengetahui kabar tersebut setelah menerima informasi dari masyarakat.
"Benar, info yang saya terima begitu (penangkapan diduga bandar narkoba). Untuk secara jelasnya saya tidak tahu karena baru pagi ini dapat infonya," kata Abdul Kadir.
Dia sudah berupaya menghubungi kepala desa setempat namun belum tersambung karena kesulitan jaringan telepon.
"Saya sudah telepon kadesnya tapi ponselnya tidak aktif, mungkin lagi di tempat tidak ada sinyal," kata Abdul Kadir.
Penggerebekan ini dipimpin langsung Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto didampingi Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim, dan Kasat Intelkam.
Penggerebekan dilakukan personel Polres Muratara sebanyak 50 orang dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) dan Satuan Reserse Narkoba (Sat Narkoba).
Penggerebekan ini juga diback up personil Batalyon B Pelopor Brimob Polda Sumsel sebanyak 104 personel yang dipimpin Danki Iptu Antoni.
Dari penggerebekan itu ada 18 orang yang diamankan, terdiri dari 15 orang laki-laki dan 3 orang perempuan, termasuk kepala desa setempat.
"Yang diamankan 18 orang, masih diminta keterangan dan dikembangkan. Kades juga kita mintai keterangan selaku kades setempat," kata Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto.
Berikut nama-nama orang yang diamankan dalam penggerebekan di Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara:
1. Tarmizi (DPO Narkoba)
2. Tasman (DPO Narkoba)
3. Ramadani alias Roma (DPO 3 C)
4. Indra Gunawan alias Engot (DPO Senpi)
5. Sabar Kusnadi
6. Very
7. Sapriadi
8. Juhanis Auri
9. Budi Nasution
10. Maksum
11. Rahman
12. Endang Gunanto alias Eeng
13. Perdi Susanto
14. Tergani
15. Susanti
16. Ratna
17. Riza Maika (Istri Darul DPO narkoba yang masih dalam pengejaran)
18. Muhammad Saleh (Kades Surulangun)
Sebanyak 18 orang yang diamankan tersebut masih dimintai keterangan oleh polisi dan belum semuanya ditetapkan sebagai tersangka.
Baca juga: Warga Tolak Pemakaman Jenazah Mantan Danramil karena Positif Covid-19
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Penggerebekan 'Kampung Narkoba' di Muratara, Polisi Amankan 18 Orang, Ada Kades dan Juga 3 Perempuan
Saksikan, berita YouTube video lainnya di kanal YouTube Tribun Lampung News Video.