Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu Iptu Ridho Grisyan Dharya yang didampingi Kanit Laka Lantas Aipda Danny Waldy mengungkapkan, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan.
Dua kendaraan sepeda motor, dan satu kendaraan mobil.
Baca juga: BREAKING NEWS Tiga Kendaraan Terlibat Kecelakaan di Pringsewu, Satu Korban Meninggal Dunia
Kendaraan sepeda motor yakni pengendara motor Suzuki Smash, lalu Honda BeAT Street BE 5534 DY dan truk boks Toyota Light BE 8253 UR.
"Benar kecelakaan tadi pagi itu melibatkan dua motor, satu motor Suzuki Smash, dan juga satu mobil box," ungkap Ridho saat melakukan olah tempat kejadian perkara, Rabu siang.
Selain mengakibatkan satu korban meninggal dunia tersebut, kecelakaan juga mengakibatkan dua korban lainnya mengalami luka-luka.
Korban yang mengalami luka-luka, yaitu pengemudi motor Honda Beat Street Helmi Wanda Saputra (32) warga Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Helmi Wanda mengalami luka lecet dibagian tangan, siku, dan memar di sebelah kiri.
Kemudian, penumpang motor Honda Beat Street Susilo Sudarman (33) yang merupakan warga Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Susilo Sudarman mengalami luka lecet di bagian jari tangan sebelah kanan dan kiri.
Sementara, pengemudi mobil Toyota Light Truck Box Muhammad (57) tak mengalami luka.
Korban Alami Cidera Serius di Kepala
Korban meninggal dalam kecelakaan di Jalinbar KM 33-34 Pekon Tambahrejo, Gadingrejo, Pringsewu mengalami cidera pada bagian kepala.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu Iptu Ridho Grisyan Dharya mengungkapkan, bila korban tewas mengalami retak pada bagian tengkorak depan/dahi.
Serta luka lecet pada bagian bahu kiri. Akibatnya korban meninggal dunia.
"Korban meninggal adalah pengemudi Suzuki Smash," ujar Ridho didampingi Kanit Laka Lantas Aipda Danny Waldy, Rabu, 24 November 2021.
Korban meninggal dunia bernama Purwanto (39) warga Desa Bagelen, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran.
Korban sempat dilarikan ke tempat pelayanan kesehatan terdekat. Namun nyawa korban tidak tertolong.
( Tribunlampung.co.id / Robertus Didik Budiawan Cahyono )