Senada, Agus Mualim petani cabai rawit di Pekon Gisting Atas juga mengharapkan pemerintah bisa memberikan solusi yang jitu guna menangani persoalan yang berulang kali terjadi.
"Ini kan bukan persoalan baru, seharusnya ada solusi jitunya," ujar Agus.
Sekalipun harga komoditi hasil tani ikut naik seperti naiknya kebutuhan produksi pertanian, hal itu tidaklah signifikan.
"Ini menjadi kondisi persoalan yang dilematis bagi petani. Jika tanah tidak diolah, sudah pasti tak ada sumber ekonomi," terang Agus.
"Jika diolah, harga pupuk mahal, komoditi murah," tutupnya.
(Tribunlampung.co.id/Nanda Yustizar Ramdani)