Berita Terkini Artis

Dikaitkan Artis Pencucian Uang Rp 4 T Inisial P, Prilly Latuconsina: Jangan Ngarang

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi. Dikaitkan dengan artis inisial P yang terlibat pencucian uang Rp 4,4 triliun, Prilly Latuconsina angkat bicara.

Lala Gunawan juga menyebut bahwa Prilly bisa hidup ongkang-ongkang kaki jika benar terlibat praktik pencucian uang.

"Aduh ngakak, berita suka asal banget. Gak tau apa @prillylatuconsina96 takut kucing dkk, gmn punya pet shop? Kalo punya 4.4 T udah tinggal di US ya pril gak di Tangerang," kata Lala Gunawan.

Setuju dengan Lala Gunawan, Prilly pun mengaku akan duduk diam menikmati hidup di Paris jika memiliki uang Rp 4.4 Triliun.

"HAHAHA, aduh ngapain capek2 kerja sampe pagi dan langganan UGD? Mending santai aja sambil tinggal di Paris. Suka bikin ngakak deh berita," tandas Prilly Latuconsina.

Artis berinisial P

Dugaan adanya artis yang terlibat kasus pencucian uang dalam jumlah besar disampaikan oleh Sekretaris Pendiri IAW, Iskandar Sitorus, dikutip dari YouTube Cumicumi pada 21 Maret 2023, via Tribunnews.com.

Menurut Iskandar Sitorus, pencucian uang ini melibatkan petinggi daerah, juga menyeret artis Tanah Air.

"Ada satu perusahaan yang sahamnya seratus persen itu adalah milik pemerintah provinsi kemudian bank-bank daerah yang ada di Indonesia, mengalirkan dana yang bernama biaya komisi," terang Iskandar Sitorus.

Pembayaran komisi ini, dijelaskan Iskandar, diterima menurut catatan di perusahaan tersebut untuk para gubernur pada periode 2018 sampai 2022.

Dia mengatakan bahwa nominal pencucian uang ini mencapai hingga Rp4,4 triliun.

Iskadar juga menjelaskan bagaimana cara kerja perusahaan itu dalam memperoleh keuntungan hingga komisi.

"Uniknya, perusahaan ini untungnya contoh Rp100 miliar, tapi komisi yang diberikan kepada pihak pemerintah daerah itu adalah rata-rata Rp700 miliar.

Jadi setelah akumulasi lima tahun, kami menemukan angka Rp4,405 triliun yang diberikan sebagai biaya komisi," tuturnya.

Setelah ditelusuri, uang tersebut kemudian dialokasikan untuk beberapa bisnis yang dimulai sejak 2019.

Adapun bisnis tersebut mulai dari pusat kebugaran atau kesehatan, kecantikan atau skincare, bisnis butik, hingga pet shop.

Halaman
123

Berita Terkini