Berita Terkini Nasional

Keanehan Bukti Chat di HP Terpidana Kasus Vina Cirebon, Diduga Direkayasa

Fakta baru terungkap dari kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky, yang terjadi pada 8 tahun silam. Dugaan rekayasa kembali mencuat.

Kolase TribunNewsBogor.com
Fakta baru terungkap dari kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky, yang terjadi pada 8 tahun silam. Dugaan rekayasa kembali mencuat. Adapun dugaan rekayasa tersebut ditemukan pada bukti chat di ponsel atau HP milik terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon, Hadi Saputra. 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Fakta baru terungkap dari kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eky, yang terjadi pada 8 tahun silam. Dugaan rekayasa kembali mencuat.

Adapun dugaan rekayasa tersebut ditemukan pada bukti chat di ponsel atau HP milik terpidana kasus pembunuhan Vina Cirebon, Hadi Saputra.

Diketahui, Vina adalah gadis 16 tahun asal Kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat, yang tewas bersama kekasihnya, Eky, di Jalan Raya Talu, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat pada Sabtu 27 Agustus 2016. Keduanya disebut menjadi korban penganiayaan geng motor.

Pakar Psikolog Forensik, Reza Indragiri mengungkap kejanggalan bukti chat di handphone milik terpidana kasus Vina, Hadi Saputra.

Reza menduga, bukti isi chat di ponsel Hadi telah direkayasa.

Adapun chat di ponsel Hadi telah diekstraksi pihak kepolisian dan dijadikan bukti dalam dokumen kasus Vina.

"Isi halaman 65 yang menyebut bahwa seolah ada SMS antara Saka Tatal dengan Sudirman itu tidak didukung oleh bukti ekstraksi data dari handphone," ucap Reza, dalam tayangan Official iNews, Selasa (6/8/2024).

Reza berpendapat, isi ponsel Hadi yang diekstraksi polisi hanya berisi percakapan sang terpidana dengan kekasihnya.

Percakapan Hadi dan kekasihnya pun hanya membahas soal rencana pernikahan mereka.

"Yang ada dalam bukti ekstraksi data digital adalah komunikasi antara Hadi dengan pacarnya, yang sama sekali tidak bicara tentang pembunuhan atau rencana pembunuhan apapun," ujar Reza.

Menuru Reza, tak ada nomor terpidana kasus Vina lainnya, seperti Sudirman dan Saka Tatal dalam ponsel Hadi.

Karena itu, Reza menduga bukti chat terpidana kasus Vina hanyalah hasil rekaan belaka.

"Berarti kuat dugaan saya, isi halaman 65 tentang konon SMS antara Sudirman dan Saka Tatal adalah informasi rekaan belaka," jelas Reza.

"Yang diperoleh barangkali dengan cara intimidasi, iming-iming kah, tipu muslihatkah itu."

"Intinya isi dokumen 65 mengandalkan keterangan."

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved